Polda Tahap Dua Kasus Sisik Penyu Ilegal – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Polda Tahap Dua Kasus Sisik Penyu Ilegal

TAHAP DUA. Nurden Baimwan saat dilimpahkan penyidik Tipiter Polda NTT ke jaksa pemeriksa Seksi Tipidum Lainnya Kejati NTT, Rabu (20/4). (OBED GERIMU/TIMEX)

KUPANG, TIMEX – Tim penyidik Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda NTT telah melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) kasus kepemilikan 25 set sisik penyu ilegal dari Kabupaten Lembata dengan tersangka Nurden Baimwan.

Pelimpahan tahap dua dilakukan tim penyidik pimpinan AKBP Tedja Lesmana kepada Kasi Tipidum Lainnya, Sarta, di Kantor Kejati NTT, Rabu (20/4). Selanjutnya tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kupang.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abast yang dikonfirmasi terpisah membenarkan. Menurutnya tahap dua dilakukan setelah jaksa pemeriksa menyatakan berkas perkara telah lengkap (P-21).

Sementara itu, Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Shirley Manutede kepada Timor Express mengatakan dengan tahap dua tersebut, tim JPU Kejari Kupang segera menyusun surat dakwaan untuk dilampirkan pada berkas perkara dan selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Kupang untuk disidangkan.

Diberitakan sebelumnya, tersangka diamankan pihak Dit Reskrimsus Polda NTT pada Kamis (3/3) lalu beserta barang bukti 25 set sisik penyu di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM).

Tersangka berencana menjual 25 keping sisik penyu tersebut ke Surabaya dengan harga per keping yakni Rp 8-10 juta, disesuaikan dengan kualitas sisik penyu tersebut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam, Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara.

Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana khusus yang berkaitan dengan pelanggaran pidana terhadap perlindungan satwa langka. Tersangka dinilai mengabaikan aturan pemerintah terkait adanya perlindungan satwa dan konservasi sumber daya alam, bahkan mengeksploitasi yang berujung pada kepunahan. (joo)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!