Bayi Dibungkus Kain, Dibuang ke Semak – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Bayi Dibungkus Kain, Dibuang ke Semak

ANGKAT BAYI. Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati sementara mengangkat bungkusan kain yang isinya adalah bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang pemiliknya. (IST)
  • Ditemukan dalam Kondisi Hidup

KUPANG, TIMEX-Sabtu (23/4) sekira pukul 06.00 bertempat di depan tower Telkomsel, jalan Jalur 40, RT 13/RW 06, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, dua orang warga, Mutiara Rohi, 18, dan Reny Tobe, 19, menemukan sesosok bayi dalam kondisi hidup. Saat ditemukan, sosok bayi tanpa nama itu terbungkus kain warna hijau dan disimpan di dekat tembok pagar tower. Diduga kuat, bayi tanpa nama itu dibuang pemiliknya. Namun, tali pusar bayi tersebut sudah dipotong. Oleh Mutiara Rohi dan Reny Tobe, penemuan bayi tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Maulafa.

Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati bersama anggotanya bergerak cepat ke TKP dan mengevakuasi bayi itu ke RS St. Carolus Boromeus dan dirujuk lagi ke RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang. Reny Tobe mengaku sekitar pukul 05.00 dirinya menjemput temannya Mutiara Rohi di bilangan perumahan BTN Kolhua untuk berolahraga pagi di jalan Jalur 40. Setibanya di jalan Jalur 40, Reny lalu memarkir sepeda motor miliknya di dekat perempatan jalan Jalur 40 dan Sikumana.

“Pas katong habis jalan santai, beta rencana mau pi ambil motor di perempatan jalan untuk antar Mutiara pulang ke rumah, namun karena kecapekan, kami berhenti di dekat TKP. Saat hendak turun dari motor, kami dengar suara tangisan bayi dan ada kain seperti membungkus sesuatu yang tersimpan di dekat tower. Karena penasaran, kami mendekati bungkusan kain,”tutur mahasiswi STAKN Kupang itu.

Setelah dipastikan, ternyata isi dalam bungkusan kain itu adalah bayi yang sementara menangis. “Karena ada bayi di dalam kain, katong ju takut. Beta suruh Mutiara untuk cek ke Puskesmas Kolhua untuk lapor, tapi Puskesmas belum buka. Katong ju langsung tahan motor yang lewat di jalan Jalur 40 untuk lapor polisi,”ujar Reny.

Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati yang diwawancarai Timor Express mengatakan pihaknya mendapat laporan sekira pukul 06.30. Seusai menerima laporan, pihaknya langsung terjun ke TKP dan mengevakuasi bayi laki-laki tersebut. “Kita bawa bayi itu RS St. Carolus Boromeus. Setelah dicek kondisi bayi tersebut, dokter lalu sarankan agar bayi itu dirujuk lagi ke RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang untuk ditangani lebih lanjut,”ungkap Sriyati.

Dari hasil pemeriksaan dokter, lanjut Sriyati, bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin laki-laki dan berumur sekira 34-35 minggu. “Saat ini bayi tanpa nama itu masih sementara dirawat di RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang. Kita juga sudah lakukan olah TKP setelah turun ke lokasi penemuan bayi laki-laki itu.” Untuk saat ini, kasus penemuan bayi itu masih dilidik untuk mengetahui siapa pemilik bayi itu. (gat/boy)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!