Polisi Bekuk Kawanan Curas – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Polisi Bekuk Kawanan Curas

KUPANG, TIMEX – Aparat Polres Kupang Kota melalui tim Buru Sergap (Buser) dibantu tim Buser Polsek Kelapa lima mengamankan empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas). Pelaku curas melakukan aksinya menggunakan jasa mobil rental.

Sementara dua orang pelaku curas lainnya masih dalam pengejaran. Sayangnya, nama-nama pelaku kejahatan itu enggan disebutkan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota. Ketika melakukan aksinya, kawanan pelaku curas itu bersama-sama menumpang mobil rental. Aksi curas itu terjadi Jumat (22/4) sekira pukul 21.00.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Budi Hermawan yang diwawancarai Timor Express melalui Kasat Reskrim, AKP Didik Kurnianto, Sabtu (23/4) di Kupang mengatakan, akibat ulah para pelaku curas, dua orang korban, masing-masing, Ongky Yosafat Tulomak, 24, warga Jalan Timor Raya, Baubau, Kabupaten Kupang dan Jonisius Bau, 19, warga Betun, Kabupaten Malaka mengalami kerugian material serta trauma karena kedua korban disekap di atas mobil rental serta ditutup matanya pakai kain sebelum tas keduanya dirampas.

Dikatakan Didik, kedua korban baru saja turun dari kapal penyeberangan, Bukit Siguntang di Pelabuhan Tenau, Kecamatan Alak. Saat menunggu jemputan, tiba- tiba para pelaku yang berjumlah enam orang mendekati kedua korban sambil menarik paksa dan menaikkan keduanya ke atas mobil rental.

Ketika ditarik paksa naik ke atas mobil rental, kedua pelaku berusaha menolak dengan memberikan perlawanan. Namun karena kalah fisik dan jumlah, maka kedua korban tak bisa berbuat banyak. “Selain menarik paksa kedua korban, para pelaku juga memberikan ancaman sehingga kedua pelaku hanya menurut saja. Setelah berada di atas mobil, mata kedua korban ditutup pakai kain,” ungkap mantan Kanit Tipiter Polda NTT itu.

Para pelaku juga menawarkan tarif angkutan ke kedua korban senilai Rp 20.000 per orang dengan tujuan terminal Kupang. Namun, saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Tenau ke terminal Kupang, para pelaku kemudian mengubah tarif amgkutan yang sudah disepakati sebelumnya yakni Rp 20.000 menjadi Rp 2 juta per orang. “Ketika tarif angkutan diubah dari harga sebelumnya Rp 20. 000 menjadi Rp 2 juta per orang, kedua korban dengan mata tertutup mengaku tak sanggup membayar tarif tersebut. Oleh karena itu, para pelaku kemudian menurunkan kedua korban dalam kondisi mata tertutup di Jalan Timor Raya atau persisnya di samping Hotel Aston lalu para pelaku melarikan diri,” sebut Kasat Reskrim.

Akan tetapi, salah satu korban curas, Ongky Yosafat Tulomak sempat mencatat plat nomor mobil yang ditumpangi. Mobil yang ditumpangi itu diketahui merk Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1262 WG. Setelah kedua korban turun dan memeriksa tas bawaan masing-masing, ternyata seluruh isinya sudah dirampas para pelaku. Barang-barang yang dirampas yakni dompet yang berisikan uang Rp 2,6 juta, satu buah handphone (HP) merk Samsung Duos dan satu buah HP merk Nokia Asa 205.

Kedua korban kemudian melaporkan kejadian yang mereka alami ke Mapolsek Kelapa Lima. Setelah melakukan koordinasi antara tim Buser Polsek Kelapa Lima dan tim Buser Polres Kupang Kota, empat pelaku sudah diamankan di Mapolresta Sabtu (23/4) sekira pukul 03.00 dini hari. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Keempat pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancam anhukuman tujuh tahun penjara. (gat/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!