1 Tahun Bagi Mantan Kadiskes Ronda – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

1 Tahun Bagi Mantan Kadiskes Ronda

DENGAR PUTUSAN. Jonathan Lenggu tampak duduk di kursi pesakitan sambil mendengarkan putusan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (3/5). (GATRA BANUNAEK/TIMEX)

KUPANG, TIMEX – Majelis hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara terhadap dr. Jonathan Lenggu, selaku terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Puskesmas Ndao, tahun anggaran (TA) 2009.

Terdakwa yang juga adalah mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Rote Ndao (Ronda), juga divonis membayar denda sebesar Rp 50 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Amar putusan majelis hakim ini disampaikan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (3/5), pukul 13.00, dipimpin Hakim Ketua, Sumantono didampingi Hakim Anggota, Jult M. Lumban Gaol dan Yelmi.

“Memerintahkan agar terdakwa tetap dalam tahanan, dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani selama ini,” sebut Hakim Ketua, Sumantono.

Perbuatan terdakwa dinilai terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

Menurut majelis hakim, setelah mendengarkan keterangan saksi, keterangan saksi ahli, tuntutan JPU serta pembelaan terdakwa, disimpulkan perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi.

Disampaikan pula hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatannya bertentangan dengan tekad pemerintah dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi. Sementara hal-hal meringankan yakni terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum. Terdakwa juga menyesali perbuatannya.

“Atas putusan ini, terdakwa bersama penasihat hukum serta JPU boleh menerima dan juga menolak putusan majelis hakim dengan melakukan banding. Waktu untuk pikir- pikir diberikan selama tujuh hari,” kata hakim ketua.

Menanggapi penegasan majelis hakim tersebut, terdakwa Jonathan Lenggu melalui penasihat hukumnya, Mel Ndaumanu, dan juga JPU Kejari Ba’a mengaku masih pikir-pikir.

“Kita masih pikir-pikir yang mulia,” ujar Mel Ndaumanu dan JPU Kejari Ba’a, Pethres Mandala. (gat/joo)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!