Tahanan Tipu Tahanan – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Tahanan Tipu Tahanan

LAPOR POLISI. Shirley Manutede (kedua kiri) didampingi rekannya Yupiter Selan (kanan) saat melapor ke SPKT Mapolresta Kupang Kota, Jumat (23/9).

IST

Catut Nama Jaksa Shirley Manutede

KUPANG, TIMEX-Christian Malelak, salah satu tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 2B Kupang kembali berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan ke polisi di Mapolres Kupang Kota karena diduga melakukan penipuan terhadap sesama tahanan di Rutan Kupang dengan mencatut nama jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Shirley Manutede.

Nama jaksa wanita yang kini menjabat Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati NTT itu dipakai terlapor untuk mendapatkan keuntungan secara ilegal. Kasus ini akhirnya dilaporkan Shirley Manutede ke SPKT Mapolres Kupang Kota, kemarin (23/9). Laporan Shirley ini diterima petugas Bayanmas, Bripka Adi Harun.

Shirley yang didampingi Kasi I Bidang Intelijen Kejati NTT, Yupiter Selan, kepada Timor Express menguraikan kronologi kasus yang dialaminya. Mantan Kasi Tipidsus Kejari Kota Kupang itu mengatakan, kasus tersebut bermula saat dirinya menerima informasi bahwa di Rutan ada beberapa tahanan yang sudah dimintai uang oleh terlapor. “Dia (terlapor) membawa nama saya untuk minta uang kepada para tahanan dengan alasan agar perkaranya tidak banding atau kasasi, dan akan diurus ke pimpinan di Kejati NTT,” terangnya.

Beberapa tahanan kasus Tipikor yang ditangani Kejati NTT juga turut menjadi korban akibat ulah terlapor. Bahkan ada tahanan yang sudah memberi sejumlah uang kepada terlapor dengan nominal yang bervariasi. “Tadi terlapor sudah diinterogasi dan dia mengaku telah terima uang dari beberapa tahanan, dan uang itu dia berikan kepada seorang perempuan bernama Neta Aty,” imbuh Shirley.

Sesuai pengakuan terlapor, lanjut Shirley oknum Neta Aty yang akan mengurus ke pihak jaksa. “Saya sama sekali tidak pernah kenal dua oknum ini,” tandas jaksa berparas cantik ini. Atas kasus tersebut, Shirley mengaku sudah melapor ke Kajati NTT selaku atasan langsung. “Saya sudah lapor Bapak Kajati dan beliau perintahkan segera membuat laporan polisi. Untuk itu polisi tentunya segera memeriksa para pihak terkait, khususnya kedua oknum yang melakukan penipuan,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Kupang Kota, AKBP Johanes Bangun yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Menurutnya laporan itu segera ditindaklanjuti dengan proses hukum oleh penyelidik Satuan Reskrim. (joo/aln)

Click to comment

Most Popular

To Top