Polsek Borong Bekuk Tiga Pemain BG – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Polsek Borong Bekuk Tiga Pemain BG

DITANGKAP. Tiga orang pelaku judi bola guling saat ditangkap dan diamankan di Polsek Borong, Sabtu (15/10).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

Di Pasar Jong Desa Benteng Raja

BORONG, TIMEX – Anggota Intelkam dan Reskrim Polsek Borong, Sabtu (15/10) sekira pukul 08.00, berhasil membekuk tiga pelaku judi bola guling (BG) di pasar Jong Desa Benteng Raja Kecamatan Borong.

Ketiga pelaku yakni Kosmas Damianus Benjulang, 53, warga Desa Mokel Kecamatan Kota Komba, Rofus Nggoil, 54, warga Desa Benteng Raja Kecamatan Borong dan Yeremias Jalang, 33, warga Desa Golo Meni Kecamatan Kota Komba. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Borong.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu set meja bola guling, satu lembar karpet bertulis angka-angka, satu buah waterpas, satu bola karet, satu botol bedak bayi dan uang tunai sebesar Rp 1.295.000. Sebelum ditahan, tiga pelaku diperiksa di Unit Reskrim Polsek Borong.

Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Nono saat dikonfirmasi Timor Express mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas judi di pasar Jong. Mendengar itu, polisi langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Ketiga pelaku langsung ditangkap saat sedang melakukan permainan judi BG dengan taruhan uang.

“Tiga pelaku ini merupakan bandar. Saat tiba TKP, anggota polisi melihat dan langsung menangkap. Polisi kemudian menahan pelaku dan mengamankan barang bukti. Tiga pelaku ini target operasi kami selama ini dalam pemberantasan judi di wilayah hukum Polsek Borong,” kata Erik.

Sudah lama pihaknya mendapat informasi terkait ketiga pelaku yang kerap bermain judi BG di pasar Jong. Ketika anggota mengintai dan mau lakukan penangkapan, pelaku berhasil melarikan diri. Mungkin karena ada yang membocorkan informasi sebelum ditangkap.

Kata Erik, kini ketiga pelaku ditahan dibalik terali besi Polsek Borong guna menjalani proses hukum selanjutnya. Ketiga pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

Atas perbuatan dan sanksinya diancam hukuman paling lama 10 tahun penjara. Erik mengimbau seluruh masyarakat Matim yang melihat adanya aktivitas judi agar segera melapor ke aparat kepolisian terdekat.

Sementara ketiga pelaku yang berhasil diwawancarai mengakui perbuatannya dan siap diproses dengan hukum yang berlaku. Mereka juga mengaku, kalau sering bermain judi BG di pasar Jong dan juga di sejumlah tempat berbeda.

“Setiap Sabtu hari pasar, kami sering main judi BG. Kami siap untuk diproses secara hukum yang berlaku,” ungkap Kosmas Damianus Benjulang. (krf3/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!