Kota Kupang Kekurangan Blangko E-KTP – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Kota Kupang Kekurangan Blangko E-KTP

TETAP DIPROSES. Salah satu warga Kota Kupang tengah diambil fotonya oleh petugas di kantor Camat Oebobo, Senin (17/10). Meski blangko habis, proses pembuatan E-KTP tetap berjalan.

IMRAN LIARIAN/TIMEX

Warga Wajib E-KTP 411.046 orang, Yang Miliki E-KTP 198.216 orang

KUPANG, TIMEX-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang saat ini berhenti mencetak KTP Elektronik (E-KTP). Pasalnya, saat ini Dispenduk kekurangan ribuan blangko. Walau begitu, Dispenduk mengimbau warga untuk tetap melakukan perekaman E-KTP di kantor camat. Dengan melakukan perekaman, warga memperoleh nomor induk kependudukan (NIK) KTP Elektronik. Proses perekaman terus berlanjut sampai semua warga Kota Kupang mempunyai E-KTP.

Sekretaris Dispendukcapil Kota Kupang, Hendrik Kaborang di gedung DPRD Kota Kupang, pekan lalu mengatakan, kelangkaan blangko tidak saja terjadi di Kota Kupang, namun secara nasional. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan perekaman tetap berjalan. “Warga yang sudah lakukan perekaman tapi KTP-nya belum dicetak kita kasih surat keterangan sebagai pengganti identitas,” kata Hendrik.

Menurutnya, surat keterangan yang diberikan ini sebagai pengganti KTP dan bisa digunakan untuk kepentingan kepengurusan dokumen apapun. “Sebab surat keterangan ini kekuatan hukumnya sama dengan KTP,” urai Hendrik.

Disebutkan, redaksional dari surat keterangan tersebut perpedoman pada surat yang diturunkan dari kementerian. Oleh karena itu, surat keterangan bukan dibuat oleh masing-masing Dipendukcapil yang ada di daerah. Surat keterangan tersebut dibuat dengan format yang sama di seluruh Indonesia. “Kekurangan blangko ini sudah sejak akhir September 2016, karena minggu pertama masih dilayani, namun sejak minggu kedua tidak bisa dicetak,” katanya.

Hendrik mengaku sesuai data, warga wajib E-KTP sebanyak 411.046 orang. Dan yang sudah mengantongi E-KTP baru 198.216 orang. Selanjutnya, sebanyak 219.402 sudah lakukan perekaman. Dan sisanya 191.644 belum lakukan perekaman. “Untuk mengatasi masalah kekurangan blangko ini, kami telah mengirim staf ke Jakarta untuk menyampaikan kekurangan tersebut sesuai jumlah yang sudah melakukan perekaman,” ujar Hendrik. (sam/aln)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!