Tingkatkan Produktifitas Pengrajin – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Tingkatkan Produktifitas Pengrajin

PEDULI. Wali Kota Kupang, Jonas Salean menyerahkan bantuan bahan tenun ikat kepada para pengrajin tenun ikat di Kelurahan Naioni, Selasa (18/10).

DEKRANASDA KOTA KUPANG FOR TIMEX

Dekranasda Kota Kupang Bantu 149 Pengrajin Tenun Ikat

KUPANG, TIMEX-Sebanyak 149 pengrajin tenun ikat di Kota Kupang menerima bantuan bahan tenun dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Kupang, Jonas Salean, didampingi Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Resdiana Salean Ndapamerang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Djama Mila Meha, Ketua Harian Dekranasda Kota Kupang, Lurah Naioni serta pengelola Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef Kota Kupang, Aram Kolifai di Rumah Pintar Naioni, Selasa (18/10).

Mesakh Bailaen selaku Ketua Harian Dekranasda Kota Kupang menyampaikan, pemberian bantuan ini telah dilaksanakan sejak tahun 2013 lalu dengan total penerima 581 pengrajin, terdiri atas 425 pengrajin tenun ikat dan 156 pengrajin tenun sotis. Pada tahun 2016 ini bantuan tersebut diberikan kepada 149 pengrajin. Penyerahan bantuan ini akan diikuti dengan pelatihan pewarnaan untuk menghasilkan tenunan yang tidak luntur dan berkualitas serta berdaya saing di pasaran.

Selanjutnya tenunan yang dihasilkan oleh para pengrajin yang berkualitas akan dibeli oleh Dekranasda Kota Kupang untuk mengisi galeri Dekranasda.
Menurutnya, pemberian bantuan ini dalam rangka meningkatkan produktifitas dan kualitas pengrajin tenun yang berdaya saing. Para pengrajin tenun ikat perlu dibina, dibantu dan difasilitasi sehingga dapat membawa nilai tambah ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan.

Wali Kota Kupang, Jonas Salean mengakui, tenun ikat merupakan salah satu produk unggulan di Kota Kupang. Sudah beberapa kelompok pengrajin yang dibentuk, baik dengan dukungan Bank Indonesia, Dekranasda maupun pihak lain. Diperkirakan dalam kurun waktu lima tahun ke depan, produksi tenun ikat menjadi sangat terkenal hingga kancah internasional. Karena itu, wali kota meminta Dekranasda terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para pengrajin agar bisa menghasilkan tenun ikat yang lebih baik dan nyaman. Mereka juga diminta untuk mendatangkan pelatih atau instruktur yang terbaik.

Kepada para pengrajin, wali kota mengimbau agar semakin kreatif dalam menciptakan produk tenun ikat modifikasi yang sesuai dengan selera pasar. Dan jika permintaan akan produk mereka nantinya semakin tinggi, wali kota minta agar para pengrajin jangan sampai menurunkan kualitas hanya untuk mengejar kuantitas karena bakal berakibat buruk pada kepercayaan konsumen. “Galeri Dekranasda siap membeli produk-produk tenun ikat para pengrajin dengan harga yang tentu lebih baik,” kata Jonas. (sam/aln)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!