TNI Berhasil Berantas Penyeludupan di Perbatasan – Timor Express

Timor Express

HUKUM

TNI Berhasil Berantas Penyeludupan di Perbatasan

Heri Wiranto

Heri Wiranto

Korem Fokus Bentuk Kodim Mabar

KUPANG, TIMEX – DPRD Provinsi NTT mengapreasi kinerja Korem 161/Wira Sakti Kupang yang telah melakukan berbagai terobosan untuk mengamankan daerah ini.
Korem dibawa komando Brigjen TNI Heri Wiranto dinilai berhasil melakukan pendekatan pembangunan di NTT, melalui pendekatan fungsi memelihara keamanan dan peningkatan kesejahteraan melalui program swasembada pangan.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pea Geno kepada wartawan di kantornya mengatakan, Korem dan jajarannya telah berhasil melakukan penangkapan penyelundupan pupuk dan BBM di wilayah perbatasan.

“Dulu sering terjadi kelangkaan BBM di perbatasan, namun saat ini sudah membaik. Harapannya TNI terus bekerja sama dengan Kepolisian sehingga praktik penyelundupan bisa dikurangi dan dihilangkan,” kata Anwar.

Politikus Partai Golkar itu katakan, MoU TNI dengan Kementerian Pertanian terkait swasembada pangan sudah dilaksanakan di tingkat Pusat.
Untuk itu diharapkan MoU di tingkat daerah juga perlu dilakukan sehingga lebih tercipta keharmonisan dan keakraban antar instansi untuk meningkatkan kerja sama di daerah.
“Kita juga minta Danrem agar tingkatkan pengawasan kepengurusan tanda jasa, piagam kehormatan bagi para veteran pejuang saat jajak pendapat oleh Minvet, karena dalam kepengurusannya banyak diperoleh informasi terjadinya penyimpangan,” imbuh Anwar.

Terkait harapan DPRD, Danrem Heri Wiranto mengatakan terkait masalah pemberiaan tanda jasa, kehormatan dan gelar veteran, pihaknya akan memanggil petugas Minvet dan mengecek kembali informasi dugaan penyimpangan kepengurusanya tersebut Jenderal bintang satu itu juga menjelaskan tentang masalah Naktuka, dimana TNI sudah mencegah aktifitas pembangunan di daerah tersebut.

“Hal itu sudah menjadi batas dan kewenangan kami. Sementara untuk penyelesaian mutlak menjadi urusan pemerintah pusat melalui kementerian luar negeri melalui diplomasi dua negara,” terang Danrem.

Terkait anggaran ratio kebutuhan personel TNI di wilayah NTT, Danrem katakan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kegiatan yang dilaksanakan TNI dalam membantu Pemda dan Kepolisian seperti pada pelaksanaan pilkada serentak.

Menyangkut wilayah kabupaten yang belum memiliki Kodim, Danrem jelaskan wilayah yang perlu menjadi perhatian bersama untuk didorong segara dibangun Kodim adalah Kabupaten Manggarai Barat. “Wilayah tersebut (Manggarai Barat) sangat rawan menjadi pelintasan keluar masuk di wilayah barat NTT, dan juga menjadi tujuan pariwisata baik domestik maupun wisatawan manca negara sehingga tingkat kerawannya lebih tinggi,” terang Danrem.

Diakuinya, Korem 161/WS masih kekurangan personel. Hal ini sudah dilaporkan ke komando atas dan pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai cara untuk mengatasinya.
Salah satunya, menurut Danrem adalah memperbanyak perekrutan putra daerah asal NTT melalui Caba dan Catam, termasuk program khusus Catam Pulau Terluar yang nantinya akan ditugaskan di daerah asalnya, sehingga perlahan dapat memenuhi kekurangan personel yang ada. (joo/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!