Kristal FC Buka Peluang – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Kristal FC Buka Peluang

KICK OFF. Walikota KUpang Jonas Salean, didampingi anggota DRD Kota Kupang meyaksikan tendangan bola pertama yang dilakukan Ketua Harian AFD NTT Jimmi Sianto yang menandai dimulainya LFN Seri NTT di Pitoby Sport Center, Senin kemarin.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Sore Ini, Jumpa IndomanUtd Seven
LFN Serie NTT 2016

KUPANG, TIMEX – Kristal FC membuka peluangnya untuk menjadi wakil NTT di ajang liga Futsal Nusantara (LFN) 2016.

Ini tidak terlepas dari keberhasilan Kristal FC meraih kemenangan meyakinkan 6-3 atas Bareta FC di laga perdand LFN seri NTT yang dilangsungkan di Pitobu Sport center, Senin (24/10) kemarin dan dibuka secara resmi oleh Walikota Kupang Jonas Salean.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan dalam durasi waktu 2×20 menit bersih ini, dan dipimpin dua wasit nasional Ikhwan Budi Laksono dan Vici Norma, berjalan ketat dan menarik.

Kristal FC yang di perkuat pemain-pemain yang memperkuat tim Pra PON NTT, seperti Axcel Yala, Rudi Reo, Arjal Ambri, Adi Letuna, Saryanto Saduk (kiper) serta beberapa pemain lainnya seperti Vicenta Loudoe, Medio Felix, Redi Mulyadinata dan lainnya, langsung memperagakan permainan cepat untuk mengejar kemenangan.

Namun, Bareta yang menurunkan pemain-pemain seperti Yawan Taheok (kiper) Sony Manlea, Abraham Mbeo, Arnoldus Passo, Paskalis Robin, Jisandro Bahan, Marthinus Resi, Vienny Manlea dan Luys Sir mampu meladeni permainan Kristal FC.

Keunggulan skil dan kerjasama pemain Kristal membuat mereka langsung unggul di menit ke 3 melalui gol Axcel Yala.
Gol tersebut mampu di balas Bareta melalui Abraham Mbeo atau yang biasa dipanggil Rei di menir ke-13 yang membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Namun. tiga menit kemudian Arjal membawa Kristal berbalik unggul 2-1 di menit ke-16 dan bertahan hingga babak pertama usia.
Doi babak kedua, terus menekan Kristal justru tertinggal 2-3 daru Bareta setelah Rei mencetak gol keduanya di menit ke-26 dan dilanjutkan oleh Yawan di menit ke-27.

Sayangnya, karena kondisi fisik yang sudah menurun serta stok pemain yang kurang Bareta akhirnya harus mengakui keunggulan Kristal saat pertandingan tersisa enam menit.

secara beruntun Kristal mampu memboring tigal gol, yang diawali gol Adi Letuna di menit ke 34 untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan diakhiri dua gol beruntun dari Rudi Reo di menir ke-38 dan 39 untuk menuntaskan pertandingan dengan skor 6-3.

Kemenangan ini membuat Kristal FC membuka peluang untuk merebut tiket sebagai mewakili NTT di babak grup LFN.

Untuk mengamankan tiket tersebut, Kristal FC masih harus menjalani satu pertandingan lagi sore ini menghadapi Indomanutd Seven.

Laga menghadapi Indomanutd Seven Futsal ini, boleh dikatakan sebagai Big match LFN seri NTT.
Jika Kristal bisa memenangi laga ini, otomatif mereka akan menjadi wakil NTT. Namun, sebaliknya, jika Indomanutd yang memenangi pertandinan ini, maka Kans sebagai wakil NTT akan berpindah ke Indomanutd, yang menyisahkan satu pertandingan menghadapi Bareta rabu nanti.

Laga antara Indomanutd Seven akan dilangsungkan sore ini di Pitoby Sport Center mulai pukul 16.00 Wita.

Sementara itu, Walikota Kupang Jonas Salean dalam sambutannya ketika membuka LFN seri NTT tersebut mengatakan bahwa tim terbaik dari LFN ini nantinya akan mewakili NTT ecen yang lebih tinggi, sehingga harus ada keyakinan bahwa yang di buat ini akan berhasil.
“Harus ada yang mewakili NTT, soal kalah menang dalam pertandingan itu hal biasa” terangnya.

kepada para pemain, Jonas meminta untuk menjaga kesehatan. ” Kalau kondisi fisiak tidak memungkinkan, jangan paksakan bermain,” ingatnya.

Sebagai ketua KONI Kota Kupang lanjutnya, dirinya menginginkan agar aga satu klub futsal yang kuat yang nantinya bisa mewakili NTT ke even mana saja. Dan ini tentunya perlu di perhatikan.

“Kedepan kalau dipercaya lagi, kita akan alokasikan anggaran untuk kegiatan ini,” jelasnya.

LFN ini diharapkannya juga bisa menjadi motivasi bagi para pelatih untuk memiliki lisensi nasional, sehingga kedepan bisa terlibat dalam even ini.

Sementara itu, Ketua Paitia Jimmi Sianto dalam laporannya mengatakan, LFN seri NTT ini merupakan ajang seleksi bagi tim terbaik yang nantinya akan mewakili NTT ke tingkat nasional.

Dalam rakor lalu, telah dilakukan pembagian grup untuk liga Futsal Nusantara, dan NTT tergaung di grup C bersama Jatim, Jabar, Jateng, DI Jogjakarta, Bali dan NTB.

“Dan kita ditunjuk menjadi tuan rumah grup C, sehingga tim yang menjuarai LFN seri NTT nantinya akan mewakili NTT berlaga di grup C,” terangnya.

Dari setiap grup, nantinya akan diambil dua tim teratas untuk melaju ke babak 8 besar. “Tuan rumah babak 8 besar sendiri belum ditentukan,” ungkapnya.

Dari LFN ini sendiri nantinya 4 tim terbaik akan langsung berlaga di Liga Futsal Pro, yang memberlakukan sistem degradasi dan promosi.
“Jadi 4 tim dari LFN akan di promosikan ke liga Pro, mengantikan 4 tim liga Pro yang didegradasi,” tutupnya.(rum)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!