Kota Kupang Siap Sambut FDS – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Kota Kupang Siap Sambut FDS

Jerhans Ledoh

Jerhans Ledoh

KUPANG, TIMEX-Kota Kupang menyatakan kesiapan menyambut program full day school (FDS) yang sudah dirubah menjadi pendidikan penguatan karakter (PPK) itu. Namun, Permendikbud mengenai teknis pelaksanaan PPK ini belum diterima sampai saat ini.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh kepada koran ini Senin (24/10). “Kita masih menunggu Permendikbud karena secara teknis pelaksanaan full day school yang sudah dirubah menjadi pendidikan penguatan karakter itu harus diatur dalam Permendik,” kata Jerhans.

Selain itu, pihaknya juga belum diundang untuk membicarakan mengenai program baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Namun, menurut Jerhans, program tersebut bertujuan untuk penguatan karakter siswa. Untuk tahap awal, akan dicoba pada 542 sekolah.

Kota Kupang, jelas Jerhans, belum ditentukan sekolah yang akan menjalani uji coba FDS/PPK tersebut. Namun, sekolah yang akan ditentukan harus mewakili sekolah yang berada di dalam kota kota, di pinggir kota dan di luar kota. “Pertimbangan lainnya adalah kesiapan Pemda dan letak geografis,” demikian Jerhans. Namun, menurutnya, sekolah di Kota Kupang siap untuk menjadi pilot dalam program tersebut.

Mantan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil ini juga mengatakan, konsekuensi dari program tersebut antara lain dihapusnya pekerjaan rumah untuk siswa. “Wacana dihapusnya pekerjaan rumah untuk siswa itu terkait dengan pelaksanaan PPK. Siswa akan ditambah jam pelajaran di sekolah sehingga tidak ada lagi tugas yang dikerjakan di rumah,” ujarnya. Penambahan jam pelajaran itu lebih banyak pelajaran untuk budi pekerti. “Seperti pelajaran agama, budaya dan life skill,” ujar Jerhans.

Program ini, lanjut Jerhans, harus terintegrasi dengan Kurikulum 2013 (K-13). Karena tahun 2020, semua sekolah harus sudah menerapkan program tersebut.

Karena itu dirinya meminta sekolah di Kota Kupang untuk tidak terganggu dengan wacana FDS/PPK tersebut. Dia meminta sekolah untuk fokus menyelenggarakan pendidikan seperti biasa. “Sambil menunggu kapan program ini akan diterapkan, sekolah harus melaksanakan pendidikan seperti biasa. Jangan terpengaruh karena semuanya diatur sesuai aturan. Sebelumnya akan dilakukan uji coba dulu,” harap Jerhans.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan pendidikan karakter akan diterapkan seluruhnya pada 2020. Saat ini penerapannya akan dilakukan bertahap dan hanya pada sekolah-sekolah yang siap.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, penguatan pendidikan karakter (PPK) pada pendidikan dasar (SD dan SMP) akan diimplementasikan pada 542 sekolah di 34 provinsi.

Penguatan lima nilai utama karakter, di antaranya religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas. “Integritas pada kegiatan inti akan menjadi praktik penerapan di sekolah percontohan PPK. Kami targetkan 2020 seluruh sekolah di Indonesia telah menerapkan pendidikan karakter,” ujar Muhadjir, Selasa (25/10).

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menambahkan, pendidikan ka?rakter sangat dibutuhkan dalam merevolusi karakter anak-anak. Anak-anak dibiasakan mengisi waktu dengan kegiatan positif. (esy/jpnn/ito)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!