Otak dan Pelaku Bacok Lasiana Masih Diburu – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Otak dan Pelaku Bacok Lasiana Masih Diburu

AKP Lalu Ali Lee

KUPANG, TIMEX – Upaya pengejaran terhadap dua pelaku kasus berdarah di Kos Putri milik Demos Rame Hau yang terletak di wilayah RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima hingga kini masih terus dilakukan. Penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota juga sudah mengamankan satu buah parang yang diduga sebagai barang bukti (BB) yang digunakan P (inisial, red) untuk membacok Xaverius Lawan Groda alias Heri Wuran hingga tewas di TKP (Kos Putri, red).

Dan berdasarkan barang bukti parang tersebut, penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota juga menemukan bercak darah yang diduga darah korban Xaverius Lawan Groda. Oleh karena itu, darah pada parang itu juga sudah diambil dan dijadikan sebagai sampel untuk dilakukan uji kaboratorium (labfor) di Denpasar.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Ali Lee kepada Timor Express di Mapolres Kupang Kota mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus fokus melakukan pengejaran terhadap dua orang terduga masing-masing berinisial G sebagai dalang bentrok dan P sebagai pelaku bacok. “Untuk memastikan keterlibatan P yang disebut- sebut para saksi sebagai pelaku bacok maka bercak darah pada parang yang sudah kita amankan kita jadikan sebagai sampel unntuk dilakukan uji labfor di Denpasar. Dari hasil uji bercak darah itu, maka kita akan pastikan darah itu apakah darah korban Xaverius Lawan Groda atukah bukan,” tegas Kasat Reskrim.

Sementara untuk BB parang tersebut, lanjut dia, ditemukan di kamar kos milik salah satu tersangka kasus bentrok Oseroni Penmabi, 23, yang juga mahasiswa UKAW, semester 3 Fakultas Hukum pada ada Jumat (7/10) dini hari lalu, sekira pukul 01.30. Sementara mengenai lima tersangka yang sudah diamankan di sel Mapolres Kupang Kota saat ini masih dalam tahap pemberkasan.

Ditanya terkait pelaku berinisial G dan P, Kasat Reskrim katakan hingga kini kedua orang itu sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Kupang Kota masih dalam pengejaran. “Keberadaan kedua pelaku itu sudah berhasil kita identifikasi. Hanya saja, keduanya masih sering berpindah- pindah tempat. Kita tunggu waktu yang tepat untuk membekuk keduanya,” tegas Lalu. (gat/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!