Pilkades Berpotensi Konflik – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Pilkades Berpotensi Konflik

SIBUK. Petugas sementara sortir surat suara pilkades di kantor BPMPD. Kaban BPMPD juga hadir.

HERYBERTUS HARUN/TIMEX

Hasil Pemetaan Kesbangpol di Sejumlah Desa

RUTENG, TIMEX – Pemilihan kepala desa serempak di 42 desa se-Kabupaten Manggarai, akan berlangsung 1 November mendatang. Disinyalir, ada sejumlah desa yang memiliki potensi konflik akibat sejumlah persoalan mendasar.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Manggarai, Aleks Mahu kepada Timor Express, Senin (24/10).

Alek menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pantauan di lapangan pada 42 desa yang menggelar pilkades serempak terkait pelaksanaan masa kampanye yang sedang berlangsung. Dari hasil temuan lapangan, sebagian besar kegiatan kampanye pilkades berjalan lancar dengan berbagai dinamika.

Dikatakan, temuan di lapangan ada sejumlah desa yang memiliki sedikit soal yang harus diantisipasi. Sebab, jika tidak, bisa berpotensi konflik.

Misalkan saja di Desa Bangka Ruang Kecamatan Rahong Utara, dari empat calon kades, dua diantaranya berhubungan keluarga atau kakak dan adik kandung.

“Anglus Lahat dan Marsel Jangus berhubungan keluarga dekat atau kakak dan adik kandung. Diantara keduanya masing-masing pegang rahasia,” katanya.

Hal serupa juga terjadi di Desa Longko Kecamatan Wae Rii. Ada dua calon yang bertarung, namun masih berhubungan tali persaudaraan. Sementara di Desa Bajak Kecamatan Reok ada lima calon kades yang bertarung. Satu diantaranya calon petahana dan belakangan ada persoalan yang terjadi masalah pembangunan gedung PAUD. Di mana, sejumah warga lain menolak pembangunan PAUD yang sudah dibahas dalam musyawarah desa.

“Ini beberapa potensi yang direkam pada sejumlah desa, namun ada juga hal lain yang bisa memicu konflik, namun sudah bisa dipetakan,” katanya.

Hal lain yang memicu kata Alex, adalah maraknya bursa taruhan atau judi antara pendukung. Hal ini sangat sensitif, sehingga harus diantispasi sejak dini.

Dikatakan, sinyal taruhan sudah tercium. Sehingga, dalam beberapa pertemuan pihaknya tetap mengarahkan agar menghindari taruhan dalam pilkades.

Sebelumnya kepala BPPMD Manggarai, Yos Nono mengatakan, pelaksanaan pilkades akan berjalan lancar. Total dana untuk hajatan pilkades dari APBD II Manggarai sebesar Rp 700 juta, termasuk biaya pengamanan dan distribusi logistik.

“Dana untuk kelancaran pilkades termasuk biaya pengamanan sebanyak Rp 700 juta dari APBD II,” katanya. (kr2/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!