Tidur Bareng Maria, Vinsen Ditebas Agustinus – Timor Express

Timor Express

SUROSA

Tidur Bareng Maria, Vinsen Ditebas Agustinus

NYARIS TEWAS. Dengan bersimbah darah usai dibacok, Agustinus Ndapa Langa, Vinsen Ngongo Bora dilarikan warga ke RSU Imanuel, Senin (24/10).

DJUNAIDI GARIB/TIMEX

Leher dan Lengan Korban Nyaris Putus

WAINGAPU, TIMEX – Kasus penganiayan berat menggunakan senjata tajam jenis parang kembali terjadi di Waingapu ibukota Kabupaten Sumba Timur. Kali ini korbannya, Vinsen Ngongo Bora, 37, warga Wanokatina Desa Langalede Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pelakunya, Agustinus Ndapa Langa, 54, warga Langalede Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kasus tersebut terjadi sekira pukul 00.30 Wita, Senin (24/10) di lokasi pasar Inpres Kelurahan Matawai Kecamatan Kota.

Informasi yang berhasil dihimpun Timor Express menyebutkan, sekira pukul 23.00, Agustinus Ndapa Langa mendapati istrinya, Maria Lalimila, 46 yang berprofesi sebagai pedagang tengah tidur bersama korban di lapak milik Maria.

Melihat hal itu, Agustinus langsung mencabut parang yang terselip di pinggangnya lalu menebas Vinsen Ngongo Bora berulangkali. Tebasan Agustinus tepat mengenai leher bagian belakang korban.

Tebasan membabi buta Agustinus juga mengenai lengan kanan Vinsen dan menyebabkan luka yang parah dan nyaris putus.
“Tapi untung Vinsen tidak sampai mati karena bagian belakang lehernya dibacok berulangkali oleh Agustinus. Agustinus juga membacok tangan bagian kanan Vinsen. Untung juga cepat dibawa ke rumah sakit Imanuel Matawai,” ujar salah seorang warga yang mengaku panik menyaksikan korban yang jatuh dan bersimbah darah.

“Tapi kalau tidak dilerai oleh warga mungkin saja Vinsen sudah mati dan mungkin juga karena peralatan di rumah sakit Imanuel Matawai terbatas korban kemudian dirujuk ke rumah sakit Umbu Rara Meha Waingapu. Waktu dipotong Agustinus, Vinsen sementara tidur sono (nyenyak, red). Dia (Vinsen, red) terbangun karena kaget dipotong dan dia langsung lari menyelamatkan diri,” ujarnya.

Masih menurut sumber tersebut, pelaku Agustinus langsung pergi menyerahkan diri ke Polres Sumba Timur setelah membacok korban.
“Ini kemungkinan berlatarbelakang cemburu dan selingkuh,” jelas sumber itu lagi.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Alfis Suhaili melalui Kasat Reskrim AKP Imanuel S Neno belum berhasil dikonrfirmasi terkait kasus itu. Ketika ditelepon, Imanuel tidak mengangkatnya. Pun di short massage service (SMS) melalui telepon seluler, dia belum membalasnya. (jun/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!