Menteri BUMN: Dorong Ekonomi Rakyat Manggarai – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Menteri BUMN: Dorong Ekonomi Rakyat Manggarai

ATRAKSI. Menteri BUMN, Rini M. Sumarno (baju merah duduk) sedang menyaksikan atraksi komodo memangsa binatang yang sengaja disiapkan petugas BTNK.

HANS BATAONA/TIMEX

LABUAN BAJO, TIMEX–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Sumarno menyatakan pihak BUMN siap mendorong dan mendukung usaha ekonomi rakyat Manggarai Barat dalam rangka pengembangan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sendiri. “Kita di BUMN siap dan senantiasa mendorong ekonomi rakyat warga di Manggarai Barat ini,”tegasnya kepada Timor Express di Pulau Komodo, Jumat (28/10).

Dikatakan setelah dirinya tiba di Labuan Bajo dan mendengar laporan tingginya arus kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik membuat BUMN juga ikut bersemangat memikirkan apa yang pelu dilakukan terhadap daerah ini.

Kehadiran BUMN, kata Rini, mau menunjukkan dan melihat apa yang menjadi kebutuhan warga, apa yang bisa dibuat oleh BUMN terhadap daerah ini. Dirinya mengaku kagum dengan potensi wisata daerah Manggarai Barat dengan keindahan alam yang menakjubkan dan binatang komodo serta obyek wisata lain yang bagus-bagus.

Dikatakan berbagai potensi wisata ini hendaknya dijaga dan dirawat secara baik agar wisatawan semakin banyak yang mau berkunjung ke daerah ini. “Kita berharap supaya daerah ini tetap terjaga kecantikannya sampai kapan pun,”ujarnya.

Selama ini, lanjut Rini, BUMN ikut memberikan perhatian dengan mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui rumah kreatif yang berada dibawah tanggungjawab Telkom. Upaya yang dilakukan agar produk-produk local yang dihasilkan masyarakat lebih baik dan meningkat dengan kualitas baik pula. Tidak sampai di situ, juga BUMN ikut membantu masyarakat mencari pasaran yang jelas dan baik.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula dalam kesempatan itu memaparkan berbagai persoalan yang masih melilit daerah ini di tengah gencarnya semangat pariwisata. Persoalan-persoalan itu antara lain, masalah air bersih dalam kota Labuan Bajo, ketiadaan jembatan marina membuat kapal-kapal wisata hanya berlabuh di tengah laut. Labuan Bajo juga tidak punya depot Pertamina yang selama ini harus didatangkan dari Reo, Kabupaten Manggarai. Juga tidak ada avtur yang menyulitkan pesawat terbang padahal bandara Komodo sudah bertaraf internasional.

Ditambahkan sejak tahun 2011 ketika ramainya Vote Komodo lalu terpilih sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia, wisatawan terus mengalir. Apalagi ditambah dengan terlaksananya iven-iven besar di daerah ini seperti Sail Komodo 2013 lalu.

Di tengah tingginya arus kunjungan wisatawan ini masih banyak kendala. “Masih terlalu banyak obyek wisata di Manggarai Barat ini selain komodo seperti ada Danau Sano Nggoang, Istana Ular, Air Terjun dan lainnya yang bisa dinikmati para wisatawan,”jelasnya.

Rombongan Menteri Rini M. Sumarno bersama 155 Direksi BUMN ini sempat mengunjungi pulau Rinca, menggelar apel sumpah pemuda di pulau Padar. Rombongan lalu ke Pulau Komodo menyaksikan atraksi komodo makan binatang kambing yang sengaja disiapkan pihak BTNK. (krf5/boy)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!