Black Campaign Marak di Medsos – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Black Campaign Marak di Medsos

Dimaki-Maki, Jonas dan Jefri Mengaku Dirugikan

KUPANG, TIMEX–Jumat (28/10) tahapan kampanye Pilwalkot Kupang 2017 resmi dimulai. Dua pasangan calon, yakni Jefri Riwu Kore-Hermanus Man (Firmanmu) dan Jonas Salean-Niko Frans (Sahabat) mulai turun lapangan. Zona kampanye di Kota Kupang dibagi dalam dua zona, yakni Zona 1 meliputi Kecamatan Kelapa Lima, Kota Lama dan Alak. Zona 2 meliputi Oebobo, Kota Raja dan Maulafa. Pembagian jadwalnya, jika paket Firmanmu sedang berkampanye di Zona 1, maka paket Sahabat berkampanye di Zona 2.

Namun, sejak dimulai Jumat pekan lalu, suasana kampanye belum begitu terasa. Malah suhu politik Pilwalkot di media sosial cenderung meningkat. Bahkan cenderung lebih banyak black campaign.

Terkait ini, para calon pun ikut berkomentar. Calon wali kota Jonas Salean mengakui banyak fitnah di facebook diarahkan untuk dirinya selaku petahana. Namun, ia memilih tidak menanggapinya. “Kita yakin Tuhan akan membalas mereka. Kita ampuni. Mau maki juga silakan. Tokh jabatan kita tidak berkurang. Rakyat juga tahu siapa yang fitnah dan hina,”kata Jonas.

Ia meminta agar dengan adanya deklarasi kampanye berintegritas dan damai di KPU Kota Kupang, baik calon, pengurus parpol maupun simpatisan tidak boleh lagi membuat fitnah-fitnah atau komentar negative di media sosial. “Mari kita stop sudah dengan adanya deklarasi damai ini,”kata Jonas.

Terkait ini, calon wali kota dari paket Firmanmu, Jefri Riwu Kore juga mengatakan tidak sedikit fitnah yang dibuat pihak-pihak tak bertanggungjawab yang menyerang paket Firmanmu di media sosial. Tidak hanya fitnah, bahkan makian-makian dari akun-akun palsu sangat menyakitkan. Namun, sangat sulit untuk dicegah.

Oleh karena itu, dengan diadakanya kampanye damai, masing-masing calon mengimbau pendukungnya untuk bersikap santun dalam berkampanye, baik kampanye langsung maupun lewat media sosial. “Banyak yang serang kami di facebook. Menjelek-jelekkan paket kami. Tapi kami berharap dengan kampanye damai ini maka akhiri sudah fitnah-fitnah di facebook,”kata Jefri.

Sahabat Rp 300 Juta

Sementara itu, terkait dana kampanye, Jonas Salean menargetkan hanya menghabiskan Rp 300 juta sepanjang pilwalkot nanti. Tahap pertama paket Sahabat menargetkan menghabiskan Rp 150 juta untuk kampanye. Dana ini berasal dari dirinya dan calon wakilnya Niko Frans. Masing-masing menyiapkan Rp 75 juta. “Tahap pertama Rp 150 juta, tapi bisa lebih. Dan tahap berikutnya lagi bisa tambah Rp 150 juta lagi,”kata Jonas.

Jonas juga membantah pernyataan KPU bahwa batasan anggaran kampanye untuk paket Sahabat adalah Rp 15 miliar dari batas akhir Rp 33 miliar. Menurut Jonas, paket Sahabat tak pernah menyebut angka Rp 15 miliar. Ia menegaskan, paket Sahabat tak punya uang sebesar itu. “Kalau sampai Rp 15 miliar wali kota ambil uang dari mana,” kata Jonas.

Terkait ini, sebelumnya Jefri Riwu Kore juga mengatakan paket Firmanmu menargetkan Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar. Namun angka itu bisa bertambah karena pasti ada sumbangan-sumbangan saat kampanye. Tidak hanya uang tunai tapi juga dalam bentuk barang dan jasa.

Oleh karena itu, menurut Jefri, pihaknya tidak belum bisa menargetkan berapa jumlah penggunaan dana kampanye. “Kita belum tahu siapa-siapa yang sumbang dan berapa nilainya. Tapi nanti akan kita laporkan dalam laporan kita nanti. Kita akan transparan,”kata Jefri. (sam/boy)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!