Masyarakat NTT Makin Sadar Hemat Listrik – Timor Express

Timor Express

EKONOMI BISNIS

Masyarakat NTT Makin Sadar Hemat Listrik

BAHAGIA.GM PLN Wilayah NTT Richard Safkaur (dua kanan) bersama tim saat kegiatan PLN peduli di Kota Kupang pekan lalu dalam rangka hari listrik nasional.

PLN FOR TIMEX

KUPANG, TIMEX-General Manager PT.Pembangkit Listrik Negara (PLN) Wilayah Provinsi NTT Richard Safkaur semakin yakin, kampanye hemat listrik di NTT telah mampu menekan konsumsi listrik.

Richard yang diwawancara terkait hari listik nasional pekan lalu di Kupang memaparkan, kampanye hemat listrik sudah berlangsung lama. Namun program strategis yang dibangun secara sistematis untuk menekan konsumsi listrik adalah melalui migrasi dari meteran pascabayar ke prabayar.

“Artinya itu suatu proses sistematis dengan kami mengalihkan tradisi atau budaya kebiasaan efisiensi penghematan itu ke pelanggan PLN,” jelas Richard yang didampingi Manager PLN Area Kupang Maria Goreti.

Richard katakan, sistem pengendalian penghematan listrik tersebut sudah terbukti dapat menekan tingginya konsumsi listrik. Dicontohkan, jika selama ini banyak lampu yang tetap menyala di tempat-tempat yang tidak membutuhkan penerangan, maka pelanggan sendiri yang akan mematikannya.

Jika sebelumnya PLN mengimbau pelanggan untuk mengurangi atau mematikan satu titik saja sejak pukul 17:00-22:00 malam, saat ini pelanggan tidak perlu diimbau. Pasalnyal, para pelanggan dengan meteran prabayar sudah menyadari hal itu.

“Jadi sebenarnya dampak besar dari masalah subsidi atau kuota adalah sebenarnya langkah yang sistematis untuk melibatkan seluruh pelanggan PLN ikut berhemat,” terang Richard lagi.

Jika satu pelanggan mematikan satu lampu, maka penghematannya sampai puluhan, bahkan ratusan ribu titik lampu. Selain itu, meski wilayah ini dilanda iklim panas, namun penggunaan Air Condition (AC) pasti dihemat.

“Mungkin di halaman rumah itu lampunya dimatikan, di kamar mandi juga dimatikan. Jadi kami bisa membaca dari beban harian,”terang dia lagi.

Salah satu bukti adanya penghematan listrik, sambung dia adalah beban daya yang ditanggun PLN hanya naik pada saat-saat tertentu, namun pembangkit PLN masih tetap bisa memenuhinya.

“Tahun 2016 ini sudah menambah sekira 8.000 pelanggan dengan daya rata-rata 1300. Jadi totalnya hampir 10 Mega Watt. Sebenarnya sudah otomatis naik bebannya. Tapi kita lihat naiknya itu palingan jam 18:00 setelah itu 2-3 jam lalu turun. Hanya jam-jam itu saja,” paparnya.

Richard juga tidak lupa memberikan ucapapan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang sudah ikut berhemat listrik meski pun masih menggunakan meteran pascabayar.(cel)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!