Empat Perusahaan Tebu Siap Investasi di Matim – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Empat Perusahaan Tebu Siap Investasi di Matim

DIALOG. Suasana dialog antara Bupati Matim, Yoseph Tote dan empat perusahaan tebu serta pimpinan SKPD di ruang rapat bupati Matim, Jumat (28/10).

FANSI TUNGGAT/TIMEX

BORONG, TIMEX – Empat perusahaan menyatakan siap menanamkan modalnya atau berinvestasi dengan membuka lahan tebu di Kabupaten Manggarai Timur (Matim). Untuk kepentingan ini, Pemkab Matim menyiapkan lahan seluas 15 hektare.

Perusahaan gula itu yakni PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Medan Sugar, PT Andalas Furindo dan PT Sentra Jaya. Investasi di jenis perkebunan ini untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Para investor telah berdialog dengan Bupati Matim, Yoseph Tote di ruang rapat bupati, Jumat (28/10). Hadir sejumlah pimpinan SKPD.

Bupati Matim, Yoseph Tote mengungkapkan, wilayah atau daerah Kabupaten Matim sangat cocok untuk ditamani tebu. Baik di daerah pinggir laut atau dataran rendah, maupun daerah pegunungan. Namun Yoseph belum tahu secara spesifik, jenis tebu apa yang disiapkan pihak perusahaan untuk ditanam di Matim.
Karena menurutnya, jenis tebu lokal yang biasa ditanam warga, pasti tumbuh subur.

Ia menjelaskan, Pemerintah Matim telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare untuk ditanami tanaman tebu. Tentu di lokasi yang berbeda, yakni di Kecamatan Rana Mese, Borong dan Kota Komba. Untuk daerah Kecamatan Kota Komba, selain lokasi yang disiapkan pemerintah, juga bisa memanfaatkan tanah milik warga yang luasnya mencapai ribuan hektare.

Dia mengungkapkan, Pemerintah Matim yang pasti mendukung siapa saja untuk menginvestasi di Matim, termasuk perusahaan tebu.

Yoseph mengaku, pemerintah selama ini sudah menerima sejumlah investor lain yang siap mengembangkan usahanya demi kepentingan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, sudah ada sejumlah perusahaan yang mulai melakukan investasi seperti penanaman gamal untuk sumber biogas dan PLTMH untuk kebutuhan listrik. Tentu semua tujuannya sama, menghidupkan dan mengembangkan perusahaan serta yang paling penting adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Matim.

“Niat baik investor yang ingin berinvestasi di wilayah Matim ini, tentunya kita dukung penuh untuk kemakmuran dan kemajuan rakyat. Suatu saat jika pembangunan perkebunan tebu dan pabrik gula dapat terealisasi, maka dapat menguntungkan masyarakat yakni ekonomi meningkat dan banyaknya penyerapan tenaga lokal yang akan dipekerjakan,” ungkapnya.

Sementara, Perwakilan PT Sukses Mantap Sejahtera, Hilman Manan dihadapan bupati dan pimpinan SKPD mengatakan, keempat perusahaan yang hadir di Matim, sebelumnya telah mendatangi pulau Timor, Sumba dan Nagekeo. Kedatangan mereka ke wilayah itu, tentu untuk melihat lokasi yang cocok untuk penanaman tebu. Selain lokasi yang disiapkan pemkab, juga lokasi milik warga.

Hilman menjelaskan, pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Matim yang menerima kehadiran mereka. Juga karena telah menyediakan lahan untuk dijadikan demplot. Penyiapan lahan untuk demplot bertujuan untuk menanam tebu. Terkait jenis tebu yang cocok untuk ditanam di Matim kata Hilman, akan disesuaikan dengan jenis tebu yang cocok dengan karakteristik tanah. Perusahaan sendiri akan menanam dilahan seluas 1.000 hektare lebih.
“Perusahaan juga yang pasti akan memperdayakan masyarakat dengan menyediakan batang tebu secara gratis. Kalau ada tebu yang telah disiapkan warga, maka perusahaan akan membelinya,” kata Hilman.

Dikatakan, jika usaha ini mulai berjalan, tentu akan menyerap tenaga kerja lokal. Masyarakat dilibatkan dengan menanam tebu lalu perusahaan siap menampung. Harapan perusahaan tidak hanya menyediakan bahan baku, tetapi bisa diproduksi di Matim dan bisa diekspor. Semua itu bisa terwujud jika pemerintah, masyarakat dan perusahaan bekerja sama. (krf3/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!