Plt. Wali Kota: ASN Harus Netral – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Plt. Wali Kota: ASN Harus Netral

Terbukti Terlibat Pilwalkot, Dipecat

KUPANG, TIMEX-Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) kini tengah diawasi ketat. Khususnya pada momen pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang (Pilwalkot) 2017.

Jika terbukti terlibat politik praktis, siap-siap kena sanksi. Bahkan bisa dipecat dengan tidak hormat. Hal ini sudah ditegaskan Plt. Wali Kota Kupang, Yohana Lisapaly, di Kupang, Senin (31/10).

Yohana mengimbau semua ASN di lingkup Pemkot Kupang agar tidak coba-coba terjun ke politik praktis atau terlibat langsung dalam pilwalkot 2017. ASN harus menjaga netralitas. Tidak memihak calon mana pun. “Harus netral. Yang terlibat ada sanksi berat, bahkan sampai pemecatan,” tegas Yohana.

Terkait penegakan aturan ASN, pihaknya akan terus mengawasi dan memantau seluruh ASN di lingkup Pemkot Kupang. Dengan demikian, siapapun yang terlibat akan mendapat teguran bahkan jika pelanggarannya berat maka bisa dikenakan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat. “Ini sesuai dengan Undang-undang ASN, sehingga saya tegaskan kepada semua ASN untuk tidak terlibat politik praktis,” tegas sosok yang juga Asisten I Setda Provinsi NTT ini.

Ia juga mengakui, hingga memasuki tahapan kampanye belum ada laporan terkait keterlibatan ASN dalam Pilwalkot 2017.

Lebih lanjut dijelaskan, sanksi untuk PNS jika terlibat politik praktis sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010, yakni menegaskan bahwa setiap ASN dilarang memberikan dukungan kepada calon kepala daerah atau wakil dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung serta menggunakan fasilitas dengan jabatan dalam kegiatan kampanye. (sam/aln)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!