Dua Kelompok Massa Bentrok, Satu Unit Mobil Rusak – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Dua Kelompok Massa Bentrok, Satu Unit Mobil Rusak

BENTROK. Massa dari dua kubu pemuda yang terlibat bentrok di jalan Piet Tallo pada Senin (7/11) kemarin sementara berhamburan di jalan raya.
INZERT. Inilah mobil mobil pick up merk Toyota warna putih dengan nomor polisi DH 9712 KA yang hancur dilempar massa yang bentrok kemarin di jalan Piet Tallo. Diabadikan, Senin (7/11).

GATRA BANUNAEK/ TIMEX

KUPANG, TIMEX – Senin (7/11) sekira pukul 09.30, dua kelompok massa terlibat bentrok di ruas Jalan Piet Tallo persisnya di lahan kosong di sisi kiri Jalan Piet Tallo.
Akibat bentrokan tersebut, satu unit mobil pick up merk Toyota warna putih dengan nomor polisi DH 9712 KA yang sementara melintas di Jalan Bumi II menuju Jalan Piet Tallo hancur dilempar kelompok massa yang sementara menduduki lahan kosong di sisi kiri jalan Piet Tallo.

Ketika terjadi bentrokan tersebut, aparat Polres Kupang Kota di bawah pimpinan Kabag Ops Kompol Samuel Sumihar Simbolon serta aparat Polsek Kelapa Lima dan anggota Sat Pol PP Kota Kupang sementara berada di TKP untuk melakukan penegakan Perda.

Bentrokan tersebut hanya terjadi sekira setengah jam dan langsung diamankan aparat kepolisian. Kabag Ops Kompol Samuel Sumihar Simbolon kepada Timor Express di TKP mengatakan pihaknya turun ke TKP untuk melakukan pengamanan karena akan dilakukan pembongkaran bangunan di lahan kosong di wilayah Kelurahan Oesapa. “Tadi (kemarin, red), kita sementara siaga di lokasi yang akan dibongkar Sat Pol PP. Tiba-tiba muncul massa dari salah satu kubu di Jalan Bumi II dan langsung melakukan penyerangan pakai benda tajam. Akibatnya, massa yang sementara menduduki lahan kosong di Jalan Piet Tallo langsung melakukan perlawanan. Akibatnya, ada satu unit mobil pick up yang dihancurkan massa,” sebut Samuel.

Dirinya menegaskan, untuk kasus tersebut pihaknya sudah mengantongi rekaman dan siap mengambil langkah hukum jika pemilik mobil mengadu. “Hasil rekaman konflik tadi (kemarin, red) sudah kita kantongi. Kita akan ambil langkah hukum jika ada yang mengadu karena satu unit mobil dihancurkan massa. Kita juga akan selidiki dan ungkap siapa pelakunya,” ungkap Kabag Ops Polres Kupang Kota.

Sementara Kasat Pol PP Kota Kupang, Thomas Dagang kepada Timor Express mengatakan pihaknya turun ke lokasi untuk penegakan Perda. “Kita bersama pihak kepolisian turun ke lokasi untuk melakukan pembongkaran bangunan yang ada di lahan kosong ini. Dasar kita jelas yakni Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan yang diperkuat dengan Perda Nomor 11 tahun 2011 tentang RTRW, Perda 9 tahun 2003 tentang penataaan bangunan dan Perda 7 tahun 2015 tentag bangunan dan gedung,” sebut Thomas.

Dirinya juga mengatakan pihaknya sudah lakukan teguran sebanyak empat kali melalui Pemerintah Kelurahan Oesapa dan ditujukan ke para pihak yang menempati bangunan tersebut untuk segera melakukan pembongkaran tapi tidak digubris. Oleh karena itu, tambah dia, Senin kemarin pihaknya hendak melakukan penertiban, tapi tiba-tiba terjadi bentrok.

Tak hanya itu, seorang anggota kepolisian Polda NTT yakni Brigpol Fino nyaris menjadi sasaran amukan massa yang sementara bertikai. Brigpol Fino yang juga anggota Intel Polda NTT itu diancam pakai parang oleh seorang warga namun berhasil dihentikan.

Akibat bentrokan kemarin, satu unit mobil pick up hancur karena dilempar dengan batu. Akibatnya, kaca depan dan belakang termasuk kap mobil bagian depan penyok terkena lemparan batu. (gat/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!