Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Ilustrasi

Anggaran Induk 2016 Saving Rp 17 M

SOE, TIMEX – Sebanyak 256 paket proyek yang dilelang tahun 2016, delapan paket proyek diantaranya dinyatakan gagal tender. Gagal tender terjadi akibat ketiadaan rekanan yang menawarkan paket proyek yang dilelang dan rekanan yang menawar pekerjaan tidak memenuhi syarat administrasi yang ditentukan.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten TTS, Jek Benu kepada Timor Express di ruang kerjanya, Senin (7/11) menjelaskan, delapan paket pekerjaan yang gagal tender merupakan pekerjaan Bidang Cipta Karya Dinas PU TTS. Delapan paket yang dinyatakan gagal lelang itu, sesuai aturan yang berlaku dapat dilakukan penunjukan langsung (PL) oleh PPK. Meski demikian, proses administrasi tetap dilakukan oleh ULP. Tetapi bagi delapan paket yang gagal tender, hingga saat ini belum ada tindak lanjut apakah akan dilakukan PL atau tidak.

“Sekarang kami hanya menerima dokumen lelang untuk perencanaan tahun 2017 mendatang, yang dianggarkan melalui anggaran perubahan,” tuturnya.
Dijelaskan, lelang proyek anggaran induk tahun 2016, dari total pagu Rp 29.981.816.016, ULP berhasil melakukan rasionalisasi anggaran senilai Rp 17.128.330.680, dari total 256 paket. Dana yang berhasil dilakukan rasionalisasi itu akan dikembalikan kepada pemerintah untuk membiayai paket program pembangunan lainnya.

“Kami berharap tahun depan, dokumen lelang masuk ke ULP lebih awal lagi, sehingga kami proses lebih awal agar pekerjaan juga dilakukan lebih awal,” harap Jek. (yop/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!