KPU Kota Wajib Tindaklanjuti – Timor Express

Timor Express

RAGAM

KPU Kota Wajib Tindaklanjuti

KPU Pusat Warning, KPU Kota Harus Kerja Sesuai Regulasi

KUPANG, TIMEX-Ketua KPU Kota Kupang, Marianus Minggo, kepada Timor Express, Selasa (8/11) di Kupang mengatakan, setelah KPU menerima salinan putusan Panwaslu, akan dilaksanakan pleno internal untuk mengeksekusi putusan tersebut. KPU diberi waktu hanya tiga hari setelah menerima putusan tersebut.

Pernyataan ini diberikan Marianus, ketika dikonfirmasi terkait lahirnya keputusan Panwas Kota Kupang dalam musyawarah penyelesaian sengketa Pilwalkot 2017, Senin (7/11) malam, memutuskan menerima permohonan pemohon (Firmanmu) untuk seluruhnya.

Dengan keputusan ini, KPU wajib menindaklanjuti pembatalan Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus (Sahabat) sebagai calon Walikota-calon wakil walikota Kupang, sebagaimana tertuang dalam SK KPU Kota Kupang tentang penetapan pasangan calon sebagai peserta pilwalkot 2017 tanggal 24 November 2014.
“Kami akan lihat surat putusan Panwas tersebut dan setelah itu wajib kami tindaklanjuti,”kata Marianus.

Namun menurutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan atasan mereka yakni KPU Provinsi NTT dan KPU RI di Jakarta. Karena menurut Marianus, KPU pusat juga punya kewenangan karena merekalah yang membuat aturan.

Selanjutnya, setelah KPU melakukan eksekusi, pihak yang dirugikan sesuai aturan bisa mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN). Setelah proses di PTTUN namun jika belum puas maka bias ajukan kasasi ke MA.

Kerja Sesuai Regulasi

Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah yang dimintai komentarnya tentang keputusan Panwas KPU Kota Kupang yang membatalkan pencalonan Jonas Salean sebagai incumbent dalam Pilwalkot, mengemukakan, pada prinsipnya, KPU wajib melihat keputusan dan rekomendasi Panwaslu.

KPU dalam menjalankan tugas, ungkapnya, tentunya berdasarkan aturan dan regulasi yang ada. Karena itu, KPU Kota Kupang akan mengkaji keputusan Panwaslu Kota Kupang. “Wajib dikaji sesuai regulasi yang berlaku, kemudian diplenokan,”paparnya ketika dihubungi, Selasa (7/11).

Dia mengingatkan KPU Kota Kupang tidak terpengaruh dengan pihak-pihak tertentu dalam bekerja. KPU harus tunjukkan independensi dalam mengambil keputusannya. Jika tidak independen, pastinya akan merusak pelaksanaan pilkada bahkan merusak lembaga.

“Mari kita jaga independensi dan citra lembaga KPU,”pinta Ferry sapaan karibnya. Ferry juga meminta semua pihak terkait memberikan kesempatan kepada KPU Kota Kupang untuk bekerja. Dan pasti KPU Kota Kupang akan sesuaikan dengan regulasi yang berlaku tanpa keberpihakan. “Mari kita percayakan kepada KPU untuk jalankan Pilkada Kota Kupang,”tutupnya. (sam/lok/fmc/boy)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!