Berantas Pungli dengan UPP – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Berantas Pungli dengan UPP

PENGUKUHAN. Kakanwil Kemenkumham NTT, Rochadi Iman Santoso mengukuhkan tim UPP saat apel bersama di halaman kantor Kanwil Kemenkumham NTT, Senin (7/11).

OBED GERIMU/TIMEX

Kakanwil Kemenkumham Kukuhkan Unit Pemberantasan Pungli

KUPANG, TIMEX-Mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemberantasan pungutan liar (pungli), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTT, mengukuhkan unit pemberantasan pungli (UPP). Pengukuhan ini ditandai dengan sebuah apel di halaman kantor Kanwil Kemenkumham NTT, Jl. W.J Lalamentik, Kupang, Senin (7/11).

Kakanwil Kemenkumham NTT, Rochadi Iman Santoso dalam sambutannya berharap UPP mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik guna mewujudkan Kemenkumham yang bebas dari pungli.

Bagi Rochadi, percepatan pembangunan ekonomi yang dilakukan, tidak akan berhasil baik tanpa ditopang oleh stabilitas politik, keamanan, dan kepastian hukum.
Karenanya program reformasi hukum menjadi agenda strategis pemerintah saat ini untuk memulihkan kepercayaan publik, serta menciptakan keadilan dan kepastian hukum.
“Bukan berarti hal ini (reformasi hukum) tidak dilaksanakan selama ini, namun belum sepenuhnya berjalan optimal,” sebutnya.

Menurut Rochadi, pengukuhan UPP menjadi sebuah momen penting, mengingat pemberantasan pungli merupakan salah satu upaya strategis bagi Kemenkumham dalam rangka meningkatkan percepatan, keakuratan penanganan dan penyelesaian pungli yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kemenkumham.
“Tidak dapat kita pungkiri bahwa pungli terus berkembang subur, evolusi dan peningkatannya dapat ditilik dari sisi pelaku, modus, kualitas dan kuantitas yang ternyata juga semakin meluas dan menggurita penyebarannya, sehingga menanganinya pun bukanlah suatu hal yang mudah,” terang Rochadi.

Masih menurut Rochadi, penindakan pungli harus dilakukan secara sungguh-sungguh sebagai suatu gerakan nasional.
Memberantas pungli, demikian Rochadi, hendaknya bukan hanya menjadi retorika biasa, namun sudah harus dikatakan sebagai peperangan menghadapi kejahatan yang akan terus menjadi sorotan dari masyarakat.

“Memberantas pungli memang tidak mudah, dan hanya bisa dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Kita harus mampu menangani tindakan pungli secara efektif. UPP semoga dapat menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan yang bebas dari pungli di Kemenkumham,” imbuhnya.

“Jangan main-main lagi dengan pungli. Jika masih kedapatan ada yang melakukan pungli, saya tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas. Tidak ada toleransi lagi bagi jajaran Kemenkumham yang terlibat dalam pungli. Kita telah menyatakan perang melawan pungli,” tambah Rochadi.

Masih menurutnya, UPP harus sensitif dan responsif terhadap pengaduan dan permasalahan yang timbul, serta mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif dan inovatif dalam menyapu bersih pungli di semua aspek pelayanan kepada masyarakat. (joo/aln)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!