DPRD Ende Ikut Sosialisasi Amnesti Pajak – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

DPRD Ende Ikut Sosialisasi Amnesti Pajak

ENDE, TIMEX – Sejumlah anggota DPRD Ende beserta staf Sekretariat DPRD mengikuti sosialisasi amnesti pajak yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ende.
Sosialisasi dilakukan di ruang rapat gabungan komisi, Senin (31/10) lalu. Hadir beberapa pimpinan fraksi dan anggota DPRD Ende, Setwan Kosmas Nyo bersama jajarannya. Pertemuan sosialisasi dipimpin anggota DPRD Ende, Oktavianus Moa Mesi.

Kepala Kantor Pelayaanan Pajak Pratama Ende, Efendi Pinem dalam pengantarnya mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Ende dalam mengikuti sosialisasi pengampunan pajak. Menurut dia, sabagai lembaga yang bergerak di perpajakan wajib melakukan sosialisasi perpajakan kepada masyarakat, termasuk DPRD.

“Saya menyampaikan apresiasi meski ditengah kesibukan bapa ibu anggota DPRD Ende dan Sekretariat DPRD meluangkan waktu mengikuti sosialisasi ini,” kata Efendi.
Dia menyebutkan, sebagai warga Kabupaten Ende dan lebih khusus sebagai anggota DPRD, mudah-mudahan bisa menjadi corong pemerintah untuk meneruskan kepada masyarakat.

Dia menyebutkan, mengikuti amnesti pajak bukan merupakan suatu aib, namun lebih kepada menjunjung asas transparansi. Karena itu, ia menyebut sebagai seorang pahlawan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ende, Sardi dalam penjelasannya mengatakan, amnesti pajak merupakan penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan saksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar tebusan.
“Banyak manfaat mengikuti amnesti pajak diantaranya, penghapusan pajak yang terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan pidana perpajakan, tidak dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan,” sebut Sardi.

Dia melanjutkan, selain itu jaminan rahasia di mana data pengampunan pajak tidak dijadikan dasar penyelidikan dan penyidikan tindak pidana serta pembebasan PPh terkait proses balik nama.

Pada kesempatan ini dia juga menjelaskan perihal kemana permohonan amnesti pajak disampaikan, bagaimana alur permohonan dan apa-apa yang mesti diungkap dan prasyarat dan berapa jangka waktu penyelesaian permohonan.

“Setelah lewaat periode amnesti pajak seperti yang ditentukan, maka wajib pajak yang telah mengajukan amnesti, harta yang belum diungkap akan dianggap penghasilan dan dikenai PPh dan ditambah sanksi 200 persen,” ujarnya.

Dia menambahkan, bagi wajib pajak yang tidak memanfaatkan amnesti pajak, harta yang belum dilaporkan dianggap penghasilan dan dikenai pajak dan ditambah sanksi sesuai UU Perpajakan.

Sementara itu, anggota DPRD Ende, Maximus Deki yang ditemui usai sosialisasi mengatakan, menyambut baik apa yang dilakukan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ende, dalam melakukan sosialisasi amnesti pajak.

Maximus mengharapkan apa yang sudah diketahui harus dilaksanakan oleh anggota DPRD Ende.
“Saya hadir untuk mengetahui amnesti pajak itu seperti apa. Karena itu, mestinya sosialisasi juga diharapkan dilakukan kepada masyarakat. Karena itu, DPRD bisa menjadi corong bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Ende, Kosmas Nyo ketika ditanya soal kehadiran anggota DPRD Ende yang tidak lebih dari 10 orang mengaku, undangan sudah disebarkan oleh pihaknya. Soal ketidakhadiran, dirinya tidak mengetahuinya.

“Kami sudah sebarkan undangan kenapa mereka tidak hadir kami sendiri tidak tau,” sebut Kosmas.
Anggota DPRD yang hadir dalam kesempatan itu antaranya, Mikael Badeoda, Octavianus Moa Mesi, Ambros Reda, Abdul Kadir, Armin Wuni Wasa, H Ilham, Maximus Deki serta Sekwan, Kosmas Nyo dan staf sekretriat. (kr7/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!