Dianiaya, Terpidana Tewas di Lapas – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Dianiaya, Terpidana Tewas di Lapas

PELAKU. Inilah pelaku penganiayaan terhadap korban Andreas Nainoe di dalam blok Rutan Klas IIA Kupang hingga tewas. Foto ini ketika dirinya dimasukan ke ruang isolasi Rutan Klas IIB Kefamenanu karena menganiaya sipir, Habel Lusi Moru dengan cara dibacok.

GATRA BANUNAEK/ TIMEX

KUPANG, TIMEX – Keamanan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kupang ternyata belum sepenuhnya terjamin. Selasa (13/12) sekira pukul 09.00, seorang narapidana atas nama Martinus Subani, 28, nekad menganiaya sesama rekan narapidana Andreas Nainoe, 71, hingga tewas.

Pelaku adalah narapidana kasus pembunuhan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten TTU, Piter Lake. Ia juga pernah membacok sipir Rutan Klas IIB Kefamenanu, Habel Lusi Moru, 48, hingga sekarat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Timor Expess di ruang IPJ RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang, Selasa (13/12), sekira pukul 07.00, seperti biasanya, seluruh narapidana melakukan kurvei (pembersihan) di dalam lingkungan Lapas Klas IIA. Saat itu, korban Andreas Nainoe dan pelaku Martinus Subani mendapat tugas membersihkan kapela (tempat ibadah umat Katolik, red). Setelah melakukan kurvei, korban dan pelaku bersama-sama masuk kembali ke blok. Sementara narapidana lainnya masih di luar blok. Namun, tiba-tiba terdengar suara jeritan korban dari dalam blok.

Saat itu para narapidana lainnya berlari ke arah blok untuk memastikan suara tersebut. Saat berada dalam blok, para narapidana lainnya mendapati korban Andreas Nainoe sudah tergeletak di lantai. Para narapidana langsung melaporkan kejadian itu ke petugas jaga Lapas Klas IIA Kupang. Korban Andreas Nainoe langsung dilarikan ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun pihak medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Diduga kuat, korban menghembuskan nafasnya di perjalanan dari Lapas Klas IIA Kupang ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.
Kasat Reskrim AKP Lalu Musti Ali Lee kepada Timor Express membenarkan kasus pengniayaan yang dilakukan oleh narapidana Martinus Subani. “Berdasarkan hasil visum et repertum, ditemukan adanya luka di kepala korban, Andreas Nainoe. Di dalam ruang blok Lapas Klas IIA Kupang. Kita juga temukan bangku kayu berukuran kecil. Diduga kuat, bangku kayu itu digunakan pelaku untuk menganiaya korban hingga tewas,” sebut Kasat Reskrim.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sementara memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kasus tersebut.
Sekadar diketahui, korban meninggal dunia Andreas Nainoe adalah terpidana kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dan divonis pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan.

Sementara, Martinus Subani merupakan terpidana kasus pembunuhan terhadap Piter Lake pada 25 Desember 2013 lalu sehingga divonis pidana penjara selama 8 tahun. Pelaku sendiri merupakan mantan narapidana kasus pembunuhan pada tahun 2009 lalu namun bebas pada 2013. (gat/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!