Rumah Rusak, Tiga Pemuda Masuk RS – TIMOREXPRESS.COM

KRIMINAL

Rumah Rusak, Tiga Pemuda Masuk RS

MEDIASI. Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga bersama pihak Koramil Alak, camat Alak dan Lurah Namosain ketika melakukan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan membahas kasus saling serang antara pemuda kampung Namosain Tengah dan pemuda kampung Rumah Tujuh, di Kelurahan Namosain pada Selasa (3/1)

GATRA BANUNAEK/ TIMEX

Dua Kelompok Pemuda di Namosain Saling Serang
Akibat Mabuk Miras

KUPANG, TIMEX– Kemeriahan pesta tahun baru di Kelurahan Namosain tercoreng. Pasalnya, terjadi kericuhan oleh dua kelompok pemuda setempat.

Dua kelompok pemuda itu adalah pemuda di wilayah Rumah Tujuh dan Namosain Tengah. Sayangnya, bentrokan malam tahun baru itu berlanjut hingga Selasa (3/1) sekira pukul 11.00.

Bentrokan ini terjadi di Jalan Pahlawan. Penyebab terjadinya bentrokan, menurut beberapa saksi, akibat mabuk miras saat pesta tahun baru yang digelar di salah satu rumah warga di depan kantor Lurah Namosain.

Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga kepada Timor Express, kemarin, membenarkan bentrok antara dua kelompok pemuda di Kelurahan Namosain itu sudah terjadi pada 31 Desember 2016 lalu ketika para pemuda sama-sama menghadiri acara pergantian tahun. “Kelompok pemuda dari kampung Rumah Tujuh beramai-ramai datang ke kampung Namosain Tengah. Saat itu, ada acara joget-joget di Jalan Pahlawan. Saat itu, sejumlah pemuda sudah teler akibat minuman keras (miras). Namun tiba-tiba terjadi senggolan antara kelompok pemuda kampung Namosain Tengah dan kelompok pemuda kampung Rumah Tujuh hingga terjadi saling keroyok,” jelas Anthonius.

Ia mengatakan saat itu terjadi penyerangan dimana kelompok pemuda kampung Rumah Tujuh menyerang kelompok pemuda Namosain Tengah. Akibat kejadian itu, jelas Kapolsek Alak, para tokoh masyarakat langsung melakukan mediasi dan disepakati untuk berdamai yang difasilitasi Pemerintah Kelurahan Namosain pada 4 Januari (hari ini, red).

Akan tetapi, demikian dijelaskan Kapolsek Alak, Senin (2/1) terjadi lagi penyerangan dan berlanjut hingga Selasa (3/1). Kedua kelompok pemuda itu kembali terlibat saling serang. “Setelah dapat informasi pada Senin malam bahwa ada kejadian penyerangan kita langsung turun ke TKP dan melakukan pengamanan. Tetapi, penyerangan itu kembali berlanjut pada hari ini (kemarin red) sehingga kita harus turun lagi ke TKP,” ungkap Kapolsek Alak.

Setelah mengamankan situsai di TKP, aparat kepolisian dan TNI dibantu pemerintah Kelurahan Namosain dan tokoh masyarakat langsung menggelar pertemuan dan membahas upaya mediasi terhadap persoalan itu di kantor Lurah Namosain. Dari pertemuan itu disepakati agar kelompok pemuda dari masing-masing kubu yang bertikai dihadirkan dalam upaya mediasi untuk menuntaskan persoalan tersebut. Tak hanya itu, para tokoh masyarakat juga meminta agar masing-masing pihak bisa menjaga diri dan membawa mereka yang terlibat pertikaian supaya diserahkan ke kepolisian supaya ditangani.

Untuk diketahui, meskipun terjadi saling serang antara kedua kelompok pemuda itu ruas Jalan Pahlawan tetap ramai lancar lantaran sudah dijaga ketat aparat keamanan. Akibat kejadian itu, sejumlah rumah hancur terkena lemparan batu dan tiga orang pemuda menjalani perawatan medis di RS TNI AL karena menderita luka akibat terkena lemparan batu. Aparat Polres Kupang Kota, Polsek Alak dan pihak Koramil Alak langsung terjun ke TKP dan melakukan pengamanan. (gat/sam)

Click to comment

Most Popular

To Top