Kehidupan Istiqomah dalam Keimanan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

RELIGI

Kehidupan Istiqomah dalam Keimanan

Ilustrasi

Oleh: Zulfah Afifah

Sebagaimana dimaklumi oleh umat Islam, berdasarkan dalil-dalil syar’i dari Alqur’an dan sunnah, bahwa setiap amal dan ucapan dipandang benar dan dapat diterima, hanya bila berdasarkan aqidah yang benar. Maka jika aqidah itu tidak benar, dengan sendirinya setiap tindakan maupun ucapan yang bersumber dari aqidah tadi adalah sah atau batal.

Kitabullah dan sunnah rasul-Nya Al Amin telah memberikan petunjuk, bahwa aqidah yang benar itu meliputi: iman kepada Alloh, iman kepada kitab-kitab, iman kepada para Rasul, iman kepada hari akhir, dan iman kepada qadar baik dan buruk. Dengan prinsip keimanan itu pula Alloh menurunkan kitab-kitabnya yang mulia dan mengutus Rasul-Nya. Cabang dari prinsip-prinsip ini diantaranya adalah keimanan pada hal-hal yang ghaib. [1]

Keenam prinsip keimanan tersebut kemudian dibagi lagi menjadi bercabang-cabang iman diantaranya adalah kewajiban seorang muslim yaitu untuk mengimani dan percaya dengan sepenuh hati terhadap hak Alloh SWT, terhadap tempat kembali di hari akhir dan perkara-perkara yang ghaib lainnya. Akibat dari keimanan yang kuat akan menciptakan akhlak-akhlak yang terpuji. Akhlak terpuji itulah yang seharusnya kita jaga selalu karena dalam implementasinya peran dari keistiqamahan iman sangatlah penting.

Iman adalah: dzikir dan iman adalah satu rangkaian yang memungkinkan setiap Muslim menerima siraman kebahagiaan. Dengan iman, seorang muslim bisa tegar, sabar dan kuat dalam mengarungi kehidupan. Ia bahagia dalam cobaan hidup yang penuh penderitaan, kesengsaraan dan kesakitan. Dengan iman di hati, ia bersikap tawakal. Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang beriman itu ialah orang-orang yang apabila disebut (nama) Allah, gemetar hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, maka bertambah iman mereka karenanya. Dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal”.

Iman yang benar mempunyai ciri tersendiri yang digambarkan oleh Alquran. Ia tertegun dan terharu tatkala nama Allah disebut dan bahkan ia terdorong ingin meluapkan kegembiraan dan kerinduannya dengan menjerit seraya bersujud dan menangis. Bergetar hatinya dan bertambahlah imannya tatkala nama Allah disebut. Ia selalu menjaga hatinya agar tidak lalai akan Allah (dzikrullah). Ia akan selalu berbisik ke dalam lubuk hatinya tatkala menghadapi persoalan dan kesulitan di dunia. Karena disitulah Allah meletakkan ilham sebagai pegangan untuk menentukan sikap. Sehingga kaum yang beriman akan selalu terjaga dalam hidayah dan bimbingan Allah swt.[2] Seperti dalam surat al Baqarah: 177:

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.”

Dan dalam surat al Baqarah ayat 285:“ Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.””

Di antara ayat-ayat di atas, hadits-hadist juga banyak yang menegaskan hal yang sama. Di antara jumlah hadits itu, terdapat sebuah hadits sahih yang masyhur, diriwayatkan oleh iman Muslim dari Amirul Mu’minin Umar bin khatab ra. Yang menyatakan bahwa malaikat jibril pernah bertanya pada nabi SAW tentang iman, maka jawab Nabi kepadanya:

“Iman itu adalah kamu beriman kepada Alloh, malaikat, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya dan hari akhir serta beriman kepada qadha baik dan buruk.” (HR. Bukhari, Muslim dari Abu Hurairah ra).[3]

Orang-orang yang beriman

Dalam surat al mu’minun: 1-7 dijelaskan bahwa orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang beriman. Dan orang yang beriman yaitu:
Orang yang khusyuk dalam shalatnya.
Orang yang menjauhkan diri perbuatan yang sia-sia.
Orang yang menjaga nama baiknya dan martabatnya sebagai orang mukmin yang terhormat.

Pada surat al Hajj Alloh berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”

Sebagai inti dari kandungan ayat tersebut adalah mengerjakan shalat dan berbuat kebajikan yang seharusnya semua orang-orang yang beriman berbuat demikian.Kemudian orang-orang yang beriman juga dituntut supaya mematuhi putusan pengadilan yang berdasarkan atas hukum Alloh, sebagaimana firmannya: “Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami menden gar, dan kami patuh”. dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.”

Dalam ayat-ayat di atas dipertegas lagi bahwa orang-orang yang berbuat kebaikan, yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan orang yang yakin tentang hari akhirat, pasti mendapat rahmat dan petunjuk dari Alloh dan sebagai buahnya adalah mendapat keuntungan dan kemenangan yang tidak bisa dinilai dengan uang dan harta betapapun banyaknya.[4]

Menurut aqidah ahlus sunnah, iman kepada Allah juga mencakup keyakinan bahwa iman itu adalah pernyataan yang disertai amalan iman dapat bertambah manakala ketaatannya kepada Allah, dan dapat berkurang bila seseorang bermaksiyat kepada Allah. Seorang muslim tidak boleh melakukan “takfir” (mengafirkan) seseorang muslim lainnya yang berbbuat dosa, selain dosa syirik.[5].(*/cel)

Click to comment

Most Popular

To Top