Bahas Dana Pilgub, Dewan RDP dengan KPU-Bawaslu – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

POLITIK

Bahas Dana Pilgub, Dewan RDP dengan KPU-Bawaslu

KUPANG, TIMEX-DPRD Provinsi NTT telah menjadwalkan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU dan Bawaslu NTT, pada 24 Januari nanti.
Agenda utamanya adalah terkait alokasi anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT tahun 2018. Sebelumnya diusulkan anggaran Pilgub hampir mencapai Rp 600 miliar. Karena dinilai kemahalan, DPRD meminta Biro Keuangan Setda NTT bersama KPU dan Bawaslu mengkaji kembali jumlah anggaran tersebut. Dan, dalam sidang, DPRD hanya mengabulkan dana cadangan Rp 100 miliar pada tahun anggaran 2017.

Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno kepada Timor Express di ruang kerjanya, Selasa (10/1), mengatakan, RDP yang akan digelar nanti dimaksudkan agar mendapat penjelasan yang detail tentang anggaran yang dibutuhkan KPU dan Bawaslu. “Kita lihat cukup besar. Yang diajukan KPU Rp 349 miliar. Bawaslu Rp 200-an miliar. TNI/Polri Rp 100-an miliar. Jadi kurang lebih Rp 600 miliar,” sebut Anwar.

Menurut Anwar, untuk tahun anggaran 2017 baru dicadangkan Rp 100 miliar, sehingga sisanya baru dialokasikan pada perubahan APBD 2017 dan APBD murni tahun 2018. “Kalau Rp 600 miliar sangat berat sedangkan kita juga mesti perhatikan belanja infrastruktur dan lain-lain,” ungkap Anwar.

Anwar berharap pemerintah pusat juga bisa membantu memberikan anggaran. Pasalnya, dalam UU Pilkada disebutkan bahwa biaya dapat ditanggung APBD. Oleh karena itu, sebetulnya ada alokasi anggaran dari APBN. Apalagi, provinsi adalah wakil pemerintah pusat di daerah.

Anwar menyebutkan, sebelumnya DPRD sudah meminta Biro Keuangan bersama KPU dan Bawaslu menghitung kembali kebutuhan anggaran Pilgub. Apalagi, berdasarkan hasil konsultasi dengan Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Keuangan, harga satuan setiap item kegiatan dan honor petugas baik KPU maupun Bawaslu dalam setiap tahapan pilgub mesti disesuaikan dengan kemampuan daerah. “Jangan ambil yang maksimal. Jadi harus hitung kembali supaya sesuai kemampuan keuangan daerah,” kata Anwar.

Terpisah, anggota Komisi I, Hamdan Saleh Batjo mengatakan, Badan Musyawarah (Banmus) telah menetapkan jadwal RDP dengan KPU dan Bawaslu untuk membicarakan anggaran Pilgub NTT.

Hal ini dikarenakan sebelumnya belum ada kesepakatan total keseluruhan anggaran untuk pelaksanaan Pilgub. “Jadi sudah dijadwalkan dan akan dibahas secara detail, sehingga dewan bisa mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan,” kata politikus Hanura ini. (sam/aln)

Click to comment

Most Popular

To Top