DPRD NTT Kocok Ulang Pimpinan AKD – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

POLITIK

DPRD NTT Kocok Ulang Pimpinan AKD

Anwar: Akomodir Semua Fraksi

KUPANG, TIMEX–Suhu politik di DPRD NTT mulai meningkat. Pasalnya, beberapa hari ke depan akan ada perombakan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD), baik komisi-komisi maupun badan-badan. Sesuai jadwal yang ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus), Senin (9/1), mulai Selasa kemarin, fraksi-fraksi mulai membahas reposisi anggota di AKD, baik di komisi maupun badan. Untuk diketahui, di DPRD NTT terdapat lima komisi dan empat badan, yakni Badan Musyawarah (Banmus), Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Peraturan Darah (Bapemperda). Setiap komisi terdapat empat unsur pimpinan, yakni ketua, dua orang wakil dan sekretaris. Sedangkan untuk badan-badan hanya dua pimpinan, yakni ketua dan wakil ketua.

Dari empat badan tersebut, hanya dua badan yang akan dipilih unsur pimpinan, yakni Bapemperda dan BK. Sedangkan Banmus dan Banggar pimpinannya ex officio pimpinan DPRD.

Sesuai jadwal Banmus, Rabu (11/1), fraksi-fraksi melanjutkan pembahasan komposisi anggota baik di fraksi maupun di AKD. Selanjutnya, pada Senin (16/1), DPRD mengagendakan penetapan keputusan DPRD tentang keanggotaan alat kelengkapan dewan. Kemudian, pada Selasa (17/1) dilakukan pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan.
Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno kepada Timor Express, kemarin di Kupang, mengatakan perombakan ini sesuai dengan tata tertib dewan dengan tujuan dan penyegaran. Oleh karena itu, pimpinan dewan dan pimpinan fraksi-fraksi sepakat perombakan ini dilakukan di awal tahun.

Menurut Anwar, pemilihan pimpinan AKD dilakukan di internal AKD masing-masing. Mekanismenya adalah musyawarah mufakat. Namun jika tidak terjadi kesepakatan, maka bisa dilakukan melalui voting. “Tergantung dinamika rapat di AKD masing-masing,”kata Anwar.

Anwar mengatakan ia berharap ada semangat kebersamaan dan semua fraksi mendapatkan porsi pimpinan AKD. Walau begitu, menurutnya, terdapat sembilan fraksi sedangkan hanya ada lima komisi dan dua badan. Oleh karena itu, Anwar mengatakan pimpinan AKD jangan dimaknai sebatas ketua, tapi masih ada jabatan lain yakni wakil-wakil ketua dan sekretaris. “Kalau mau ketua saja maka tidak cukup,”katanya.

Anwar berharap semua fraksi dapat menempatkan anggotanya di unsur pimpinan AKD. Dengan demikian ada semangat kebersamaan di lembaga dewan. “Kita tidak ingin (polemik) yang lalu terulang. Reposisi ini diharapkan meningkatkan kinerja anggota dewan supaya semangatnya sama untuk lakukan perubahan,”kata dia menambahkan, sejauh ini fraksi-fraksi masih melakukan rapat-rapat. Selain itu, fraksi-fraksi juga melakukan komunikasi lintas fraksi.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD, Nelson Matara mengatakan Fraksi PDIP sendiri belum melakukan rapat fraksi karena masih mengikuti HUT PDIP di Jakarta. Oleh karena itu, dijadwalkan rapat fraksi baru dilakukan Rabu hari ini.

Menurut Nelson, dalam rapat fraksi akan dibicarakan soal reposisi, baik di internal fraksi maupun reposisi keanggota di AKD. “Pasti ada unsur pimpinan (Fraksi) yang berganti, tapi nanti kita bicarakan di rapat. Termasuk anggota dan pimpinan komisi juga akan kita bicarakan,”kata dia.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Winston Rondo mengatakan Fraksi Partai Demokrat juga baru akan menggelar pertemuan pada Rabu hari ini. Oleh karena itu, belum ada kesepakatan siapa-siapa yang akan direposisi. Menurutnya, kesepakatan baru diambil di rapat fraksi. “Besok (hari ini, Red) baru kita bicarakan seperti apa reposisinya,”ujar Winston.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Hanura, Jimmi Sianto mengatakan DPD Hanura masih akan melakukan pertemuan untuk melakukan evaluasi sebelum dilakukan reposisi. Oleh karena itu, keputusannya ada di pengurus partai.

Mengenai pimpinan AKD, Jimmi mengatakan selama dua setengah tahun Hanura tidak masuk dalam unsur pimpinan AKD. Oleh karena itu, ia berharap kali ini Hanura bias diberi posisi. Komunikasi pun dijalin dengan fraksi-fraksi lain. Menurut Jimmi, Hanura telah mempersiapkan kader-kadernya untuk menjadi unsur pimpinan AKD. “Saya kira jabatan ketua juga layak dipertimbangkan untuk Hanura,”kata Jimmi. (sam/boy)

Komposisi Pimpinan AKD

Komisi I
Ketua : Kasintus P. Ebu Tho (Gerindra)
Wakil Ketua : Leo Ahas (PKPI)
Wakil Ketua : Jonatan Kana (Alm) (Demokrat)
Sekretaris : Eman Kolfidus (PDIP)

Komisi II
Ketua : Anton Bele (PDIP)
Wakil Ketua : Alfridus Bria Seran (Golkar)
Wakil Ketua : Leonardus Lelo (Demokrat)
Sekretaris : Oswaldus (PKPI)

Komisi III
Ketua : Hugo Kalembu (Golkar)
Wakil Ketua : Herman Banoet (Gerindra)
Wakil Ketua : Hironimus Banafanu (PDIP)
Sekretaris : Kornelis Wungo (PAN)

Komisi IV
Ketua : Angelino da Costa (PAN)
Wakil Ketua : David Melo Wadu (PDIP)
Wakil Ketua : Viktor Lerik (Gerindra)
Sekretaris : Thomas Tiba Owa (Golkar)
Komisi V
Ketua : Winston Rondo (Demokrat)
Wakil Ketua : Muhamad Ansor (Golkar)
Wakil Ketua : Yunus Takandewa (PDIP)
Sekretaris : Anwar Hajral (PKS)

Bapemperda
Ketua : Ansgerius Takalapeta (Golkar)
Wakil Ketua : Gusti Beribe (PDIP)

Badan Kehormatan
Ketua : Pdt. Semuel Nitti (Golkar)
Wakil Ketua : Kristofora Bantang (PDIP)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top