KPK Perpanjang Masa Tahanan – TIMOREXPRESS.COM

HUKUM

KPK Perpanjang Masa Tahanan

Kepada Marthen Dira Tome, 30 Hari ke Depan

KUPANG, TIMEX-Masa penahanan terhadap Marthen Dira Tome (MDT), sudah harus berakhir pada Jumat nanti atau 13 Januari 2017. Namun karena proses perampungan berkas bagi tersangka MDT hingga kini masih sementara dikebut tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga masa penahanannya sudah diperpanjang oleh KPK. Sesuai rencana, penambahan masa penahanan bagi MDT akan berlaku selama 30 hari ke depan terhitung sejak 14 Januari hingga 12 Februari mendatang.

Untuk diketahui, penyidik KPK sudah mengajukan penambahan masa penahanan bagi MDT ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang. Dengan harapan masa penahanan bagi tersangka MDT bisa diperpanjang sambil menunggu proses perampungan berkas tersangka MDT. KPK sudah mengajukan surat permohonan penambahan masa penahanan bagi Bupati Sabu Raijua itu pada 8 Januari lalu. Pengajuan surat permohonan penambahan masa tahanan bagi tersangka MDT diantar langsung oleh seorang tim penyidik KPK, Harun.

Selasa (10/1) seorang penyidik KPK, Ardian Rahayudi sudah menjemput kembali surat penambahan masa penahanan bagi tersangka MDT di Pengadilan Tipikor Kupang.
Panitera Muda (Panmud), Pengadilan Tipikor Kupang, Daniel W. Sikky kepada Timor Express, Selasa (10/1) di ruang kerjanya katakan bahwa sebelumnya yakni pada 8 Januari lalu, seorang tim penyidik KPK atas nama Harun sudah menyerahkan surat permohonan penambahan masa penahanan bagi tersangka MDT. Dan pada Selasa (10/1), seorang penyidik KPK atas nama Ardian Rahayudi sudah menjemput surat permohonan penambahan masa tahanan bagi tersangka MDT yang sudah disetujui Pengadilan Tipikor Kupang.
“Tadi (pagi kemarin red) ada penyidik KPK yang sudah jemput surat permohonan penambahan masa penahanan bagi tersangka MDT yang sudah kita penuhi. Penambahan masa penahanan bagi tersangka MDT akan berlangsung selama 30 hari ke depan terhitung sejak 14 Januari hingga 12 Februari mendatang,”ungkap Daniel.

Terkait alasan KPK mengajukan surat permohonan penambahan masa penahanan bagi tersangka MDT kenapa dilakukan di Pengadilan Tipikor Kupang, Dance tegaskan bahwa karena kasus yang dialami tersangka MDT bertempat di Provinsi NTT.

Menurut dia lagi, terkait pelaksanaan sidang kasus PLS itu apakah akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang ataukah di Jakarta, dia tak bisa pastikan. Karena keputusan untuk menyidangkan kasus PLS itu menjadi kewenangan KPK. “Jadi, kita belum bisa pastikan apakah kasus PLS ini akan disidangkan di Kota Kupang ataukah di Jakarta. Karena kewenangannya ada di tangan KPK,”tutup Dance. (gat/boy)

Click to comment

Most Popular

To Top