Karo Humas Minta Stafnya Dilatih Timex – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

RAGAM

Karo Humas Minta Stafnya Dilatih Timex

BERSAMA. Karo Humas Setda NTT, Samuel Pakereng dan jajarannya, pose bersama Dirut Timex, Sultan Eka Putra, Direktur Haerudin, Wadir Produksi, Simon Petrus Nilli, Kepala Redaksi, Stenly Boymau, Wakil Kepala Redaksi, Marthen Bana, Manager Iklan, Yula Manafe dan Manager Sponsirship, Yopi Lati usai diskusi di ruang rapat lantai 2 Graha Pena Timex, Rabu (11/1)

OBED GERIMU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Menyadari media massa sebagai mitra utama, pihak Biro Humas Setda NTT melakukan media visit ke Harian Timor Express (Timex), Rabu (11/1).
Rombongan yang dipimpin oleh Karo Humas Setda NTT, Samuel Pakereng itu tiba di Graha Pena Timex, Jl. Piet A. Tallo, Liliba, sekira pukul 11.00.

Mereka disambut oleh Dirut Timex, Sultan Eka Putra didampingi Direktur, Haerudin, Wadir Produksi, Simon Petrus Nilli, Kepala Redaksi, Stenly Boymau, Wakil Kepala Redaksi, Marthen Bana, Manager Iklan, Yula Manafe dan Manager Sponsorship, Yopi Lati.

Pakereng didampingi Kabag Pelayanan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, Lidia Dunga Poety, Kabag Pers dan Kajian Pendapat Umum, Petrus Seran Tahuk, Kabag Dokumentasi dan Perpustakaan, Elisabeth Lenggu, Kasubag Penyajian dan Pemberitaan, Essen Bhasarie, Kasubag Dokumentasi, Aplinuksi Asamani dan Kasubag Penerbitan, Lucius Widodo Luly.

Rombongan Biro Humas dan jajaran direksi dan pimpinan bagian Timex pun kemudian terlibat diskusi di ruang rapat lantai 2 Graha Pena.
Mengawali diskusi tersebut, Dirut Timex, Sultan Eka Putra menyampaikan terima kasih kepada Biro Humas atas kerja sama yang selama ini sudah terjalin dengan sangat baik.
Bagi Sultan, Timex akan terus menjaga eksistensinya dengan menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas kepada pembaca dan melakukan kontrol terhadap segala program dan kebijakan pemerintah. “Kami terus menjaga kepercayaan pembaca, karena yang bisa menutup media adalah pembaca. Begitu media tidak lagi dipercaya oleh pembaca maka pasti akan ditinggalkan,” kata Sultan.

Orang nomor satu di Timex itu mengatakan Timex tidak mau ditinggalkan pembacanya, karena itu akan terus bekerja konsisten dan professional, serta memberikan optimisme kepada pembaca. “Timex tidak memusuhi siapa pun, namun melakukan fungsi kontrol agar semuanya menjadi baik. Timex justru berharap semua pihak dapat memberikan masukan kepadanya sehingga tidak ditinggalkan pembaca,” katanya.

Masih menurut Sultan, Timex selalu mendukung kegiatan investasi di NTT, karena diakui berinvestasi di NTT lebih mahal 20 persen daripada di Jawa.
“Itu berarti kalau orang sudah datang ke sini harus dibantu, supaya bisa menciptakan lapangan kerja dan menyerap angkatan kerja. Sudah pasti kemiskinan akan berkurang dan daya beli meningkat,” imbuhnya.

Sultan mengapresiasi Pemprov NTT karena telah memercayakan Timex sebagai salah satu penguji dalam proses seleksi Karo Humas. “Ini merupakan pengakuan terhadap kami. Terima kasih,” ungkap Sultan.

Karo Humas Setda NTT, Samuel Pakereng pada kesempatan itu juga berharap pihaknya sebagai juru bicara Pemprov NTT dapat dievaluasi oleh media massa. “Selain silahturahmi dan mempererat hubungan kerja sama dengan Timex, kami menyadari bahwa mitra utama dari Biro Humas itu adalah media massa. Dengan berbagai keterbatasan yang ada, kami minta didukung dan dievaluasi,” ujar Pakereng.

Pakereng mengakui kemampuan stafnya masih terbatas dalam hal pembuatan berita, sehingga ia meminta kesedian Timex memberikan pelatihan dasar jurnalistik bagi staf Biro Humas.

Merespon permintaan itu, Dirut Timex, Sultan Eka Putra menyatakan Timex bersedia melatih staf Biro Humas tanpa pungutan biaya. “Silakan Biro Humas kirim beberapa staf ke kami untuk dilatih secara gratis,” kata Sultan. (joo/sam)

Click to comment

Most Popular

To Top