Puskesmas Waspada Gizi Buruk – Timor Express

Timor Express

KESEHATAN

Puskesmas Waspada Gizi Buruk

KUPANG, TIMEX – Gizi buruk merupakan akibat dari kekurangan gizi yang biasanya menyerang anak-anak, khususnya balita.

Kepala Puskesmas Oesapa, dr. Trio Hardina kepada Timor Express, Senin (30/1) di ruang kerjanya mengatakan di Puskesmas Oesapa terdapat tujuh pasien dengan kategori gizi buruk. Biasanya pihak puskesmas melakukan konseling tentang cara pengolahan makanan yang murah dan bergizi. Konseling ini dilakukan ke setiap rumah warga atau pada saat Posyandu.

Trio menjelaskan Puskesmas juga selalu memberikan makanan tambahan kepada balita dan batita setiap bulan. Juga selalu melakukan pemantauan berat badan bayi dan balita secara khusus. “Kami selalu memantau perkembangan berat badan setiap bayi yang datang periksa, yang dilakukan setiap bulan,” kata dr. Trio.

Ia menambahkan jika dalam pemeriksaan, ada bayi yang positif menderita gizi buruk, puskesmas langsung mengambil tindakan dengan pengobatan.

Dan jika sakitnya parah pihak puskesmas akan membawa ke rumah sakit dan membantu mendapatkan kartu berobat gratis bagi keluarga yang belum memiliki kartu. “Kami juga mengumpulkan ibu-ibu untuk diberi penyuluhan tentang gizi buruk, dan tentang pengolahan makanan yang bergizi dan baik untuk bayi,” jelas dr. Trio.

Terpisah, Kepala Puskesmas Oepoi dr. Maria Stephani mengatakan jumlah pasien gizi buruk di Puskesmas Oepoi tercacat 25 anak. Ia menjelaskan penanganan gizi buruk di Puskesmas Oepoi pasien gizi buruk langsung ditangani oleh dokter gizi petugas gizi, dan diberikan makanan tambahan berupa biskuit dan susu.

Selain itu, pihak Puskesmas juga akan memantau perkembangan berat badan bayi secara teratur. Apabila gizi buruk dengan komplikasi penyakit lain, maka pihak puskesmas akan langsung rujuk ke rumah sakit.

dr. Maria berharap setiap orangtua dapat memperhatikan makanan bayi dan balitanya agar terhindar dari indikasi gizi buruk. Selain itu, para orangtua juga harus rajin membawa bayinya ke Posyandu agar terus dikontrol berat badannya. “Bayi dan balita harus terus diperhatikan terutama dalam pemenuhan makanannya, agar terpenuhi semua kebutuhan gizinya,” jelas dr. Maria. (mg25/sam)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!