Dua Warga Lasiana Dibacok OTD – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Dua Warga Lasiana Dibacok OTD

KORBAN BACOK. Paulus Heo sementara duduk di atas tempat tidur dengan kondisi bahu kiri dibalut akibat luka bacok. Faris Fanggi sementara terbaring lemas akibat dibacok secara membabibuta oleh dua OTD di jalan Sumba Tuak Sabu, Kelurahan Lasiana petang kemarin.

GATRA BANUNAEK/ TIMEX

Pemicunya Diduga Masalah Tanah

KUPANG, TIMEX – Rabu (8/2) sekira pukul 14.00, dua warga Kelurahan Lasiana, masing-masing Paulus Moe, 27, dan Faris Fanggi, 50, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTD).

Kedua korban dibacok di dua tempat berbeda. Korban Paulus Heo dibacok di kediamannya di Jalan Sumba Tuak Sabu, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima. Paulus dibacok oleh seorang pria yang tak dikenalinya.

Sementara korban Faris Fanggi dibacok oleh dua orang tak dikenal di rumah saudarinya, Beci Geri Foeh di Jalan Sumba Tuak Sabu RT 01/RW 01, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima.

Warga RT 10/03 itu dibacok secara membabibuta saat dirinya baru pulang dari Pasar Oesapa setelah selesai menjual ikan.
Paulus Moe kepada Timor Express katakan dirinya dibacok oleh satu orang pria yang tak ia kenali. “Jadi, saya ada duduk-duduk di rumah. Tiba-tiba, sekira pukul 14.20, orang itu tiba-tiba datang ke rumah saya dan tanpa basa-basi dia langsung potong saya. Dia potong saya di bahu kiri. Saya langsung menghindar dan langsung lari ke Pospol Oesapa dan selanjutnya saya dibawa ke RSUD S.K.Lerik Kota Kupang untuk berobat,” terang korban Paulus.

Sementara Faris Fanggi mengaku dibacok sekira pukul 14.00, dirinya kembali dari pasar Oesapa setelah berjualan ikan. “Saya pakai motor ojek tapi saya singgah di rumah saudari saya, Beci Geri Foeh,” ujar Faris.

Tiba di rumah saudarinya, korban Faris lalu bergegas ke kamar makan dan minum air. Setelah minum air, korban mendengar pintu jendela rumah saudarinya berbunyi keras karena dilempar orang tak dikenal. “Saya dengar ada bunyi keras seperti orang lempar jendela. Saya langsung keluar untuk lihat apa yang terjadi. Tapi, saat saya masih di pintu tengah, ada dua orang yang saya tidak kenal langsung menuju ke saya. Mereka pegang parang dan kayu. Mereka tanya siapa yang bongkar papan, tapi saya jawab bukan saya yang bongkar. Saat tanya, mereka juga potong saya. Saya berjalan mundur sambil tangkis,” ungkap korban.

Karena dihujani bacokan, baik itu di kepala, tangan kiri dan kanan, Faris Fanggi langsung lari menyelamtakan diri ke KM 10. Korban lalu meminta pertolongan ke salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Timor Raya untuk mengantarnya ke Pospol Oesapa. “Mereka datang ke rumah saudari saya sekira pukul 14.30. Selama ini, saya tidak pernah punya masalah dengan siapapun juga. Tapi kenapa saya yang dipotong,” terang korban dengan mata tertutup.

Akibat dibacok secara membabibuta oleh OTD tersebut, Faris menderita luka di bagian belakang kepala sebanyak dua luka, tangan kanan satu luka dan tangan kiri sebanyak empat luka bacok.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Timor Express di RSUD S. K. Lerik dari beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa kejadian pembacokan itu diduga akibat masalah lahan. Pasalnya, ada pemasangan papan di depan rumah Melkianus Foeh, suami Beci Geri Foeh yang tiba-tiba dirusak. Diduga akibat pengrusakan papan informasi itulah nyawa kedua kedua korban nyaris melayang.

Sementara Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri membenarkan adanya kejadian pembacokan dengan korban Paulus Heo dan Faris Fanggi tersebut. “Kita langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Saat ini, kita masih minta keterangan dari kedua korban. Para pelaku masih kita lidik,” sebut Abdul Basith.

Ditanya terkait motif pembacokan kedua korban, mantan Kasat Intel Polres TTU itu tegaskan bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum mendapatkan informasi dari kedua korban. “Kita masih harus mengambil keterangan dari kedua korban untuk mengetahui motif pembacokan. Yang jelas, pelakunya masih kita lidik dan kedua korban masih menjalani rawat inap di RSUD S.K.Lerik akibat menderita luka bacok,” pungkas Kapolsek Kelapa Lima. (gat/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!