Mesin Rusak, Pesawat Jatuh di Mal – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

INTERNASIONAL

Mesin Rusak, Pesawat Jatuh di Mal

SYDNEY, TIMEX – Max Quartermain mengakhiri karirnya sebagai pilot dengan cara tragis. Pesawat jenis Beechcraft B200 King Air yang dikemudikannya jatuh dan menimpa Direct Factory Outlets (DFO) di Essendon Fields, Victoria, Australia, Selasa (21/2).

Quartermain dan empat penumpang asal Amerika Serikat (AS) tewas di lokasi kejadian. Tiga sekolah dan jalan di dekat lokasi kejadian langsung ditutup.

“Ada lima orang di dalam pesawat itu dan tampaknya tidak ada yang selamat dari kecelakaan tersebut,” ujar Asisten Komisaris Kepolisian Victoria Stephen Leane.

Pesawat bermesin turboprop ganda itu tinggal landas dari Bandara Essendon menuju King Island. Empat penumpang berencana bermain golf di pulau yang terletak di Tasmania tersebut. Namun, sekitar pukul 09.00 waktu setempat, mesin pesawat tampaknya bermasalah.

Quartermain sepertinya mencoba putar balik dan kembali ke bandara. Tetapi, usahanya gagal. Pesawat akhirnya terjatuh di atap mal itu.

Saksi mengungkapkan, ledakan karena tabrakan pesawat tersebut cukup hebat. Dari kejauhan, pesawat nahas itu terbakar hebat menyerupai bola api dan asap hitam pekat membubung di atasnya.

Untung, saat itu mal belum beroperasi. Sebagian pegawai yang datang juga tidak ada yang terluka. Roda pesawat terlempar ke jalan, tapi tidak mengenai siapa pun.

“Melihat besarnya api, sangat beruntung tidak ada seorang pun di bagian belakang mal maupun di parkiran mobil sehingga tidak ada yang terluka,” ungkap Leane.

Jason, seorang sopir taksi, bahkan menyebutkan, udara panas dari ledakan pesawat tersebut terasa hingga ke jendela mobilnya. Saat itu dia berkendara di jalan dekat lokasi kejadian.

Belum diketahui penyebab pasti kerusakan mesin pesawat tersebut. Yang pasti, Quartermain merupakan pilot andal yang memiliki pengalaman puluhan tahun.

Bersama istrinya, pria 63 tahun itu mendirikan perusahaan rental pesawat Corporate and Leisure Aviation. Dia sempat membuat panggilan Mayday sebelum terjatuh. Badan Keamanan Transportasi Australia kini menyelidiki kecelakaan tersebut.

Sementara itu, kantor Kedubes AS di Australia membenarkan bahwa empat penumpang pesawat nahas tersebut adalah warga mereka.

Media Melbourne Herald Sun menyebutkan, dua di antara penumpang yang tewas bernama Greg De Haven dan Russell Munsch. De Haven merupakan pensiunan FBI berusia 70 tahun, sedangkan Munsch adalah seorang pengacara.

“Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga dan orang-orang yang dicintai para korban dalam kecelakaan tragis itu,” ujar juru bicara Kedubes AS. (AFP/Reuters/sha/c22/any/jpnn/joo)

Click to comment

Most Popular

To Top