Baru Kenalan di FB, Ekhy Phius ‘Mangsa’ ABG – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Baru Kenalan di FB, Ekhy Phius ‘Mangsa’ ABG

TERSANGKA. Ekhy Phius, tersangka pencabulan terhadap anak saat diamankan di Mapolsek Kelapa Lima, Selasa (28/2)

IST

KUPANG, TIMEX – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur seakan tak pernah sepi di wilayah Kota Kupang.

Meski ancaman hukumannya terbilang cukup tinggi, namun masih banyak yang nekat melakukan tindakan asusila tersebut.

Seperti yang baru saja dilakukan oleh Ekhy Phius, 21, warga Jalan Sunan Ampel, RT 03/RW 01, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama.

Pemuda ini nekat mencabuli seorang anak baru gede (ABG) dengan inisial JSS, 13, yang juga salah seorang pelajar di salah satu SMP di wilayah Kota Kupang, setelah berkenalan melalui media sosial Facebook (FB).

Akibat ulahnya itu, maka Ekhy Phius harus berurusan dengan aparat kepolisian di Polsek Kelapa Lima.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri yang dikonfirmasi Timor Express, mengatakan sesuai keterangan korban, pada Kamis (16/2), korban berkenalan dengan pelaku melalui FB.

Dan pada Jumat (17/2) sekira pukul 19.00, pelaku menjemput korban di samping SDK St. Yoseph Naikoten II.

“Pelaku dan korban berkenalan lewat FB. Setelah itu keduanya bertemu dan pelaku mengajak korban jalan-jalan ke Tenau. Di Tenau, korban dibawa pelaku ke rumah salah seorang temannya dan sekira pukul 21.00, Jumat (17/2), pelaku dan korban pergi ke rumah pelaku di Kelurahan Solor. Di rumah pelaku, korban sempat menginap selama empat hari,” jelas Kapolsek mengutip pengakuan korban.

Di rumah pelaku itulah, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Kejadian itu terjadi pada Selasa (21/2) sekira pukul 02.00 dini hari.

Masih menurut Kapolsek Basith, pelaku juga mengaku, ia dan korban berkenalan pada Kamis (16/2). Setelah itu pelaku dan korban pun bersepakat untuk bertemu pada Jumat (17/2).

“Korban diajak pelaku untuk jalan-jalan pada Jumat (17/2) sekira pukul 19.00. Pelaku lalu membawa korban ke Tenau ke rumah salah seorang sepupunya, Angga Tufan. Dari rumah Angga Tufan, pelaku dan korban menuju ke rumah pelaku hingga akhirnya melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” urai mantan Kasat Intelkam Polres Kupang itu.

Usai berhubungan badan kata Kapolsek, pelaku hendak mengantar korban ke rumahnya. Namun korban menolak untuk pulang dan memilih pergi ke rumah mama kecilnya di persimpangan jalan menuju Pantai Batu Nona, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.

Sementara saksi Vollente Dao Doko, 23, dalam keterangannya mengaku meminta bantuan Hendrayani Sayuna, 22, yang merupakan teman korban untuk menghubungi korban supaya bertemu di salah satu warung makan di persimpangan Jalan Nangka.

Saat itu, korban diberitahu oleh temannya bahwa mau mengajak korban untuk mengambil uang di wilayah Kelurahan Kayu Putih. Dan sekira pukul 22.00 saksi langsung datang dan langsung mengamankan korban dan pelaku. Selanjutnya, pelaku lalu digiring ke Mapolsek Kelapa Lima.

Sementara, ibunda korban, Ningsih melapor ke Polsek Kelapa Lima pada Selasa (21/2) sekira pukul 23.00. Berdasarkan laporannya, Ningsih mengaku bahwa anak gadisnya sudah dicabuli oleh Ekhy Phius.

“Sejauh ini untuk kasus pencabulan anak di bawah umur itu, kita sudah periksa tiga orang saksi. SPDP sudah kita kirim ke Kejari Kota Kupang. Namun, pelaku saat ditahan mengalami sakit sehingga masih dibantarkan,” terang Kapolsek.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan. (gat/joo)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!