Dari Sekedar Hobi Hingga Meraih Prestasi Nasional – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

ZETIZEN

Dari Sekedar Hobi Hingga Meraih Prestasi Nasional

Zefanya Mesquita Orleans Soares
Kelas VIII SMP Katolik St. Yoseph Kupang

Kisah Inspiratif Sobat Zetizen TimEx

Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Kata bijak yang diucapkan oleh Sang Maestro Sastra Indonesia, Pramoedya Ananta Toer ini menginspirasi sobat kita, Zefanya Mesquita Orleans Soares. Keuletannya untuk terus menulis akhirnya berbuah manis. Siswa SMP Katolik St. Yoseph Kupang ini berhasil keluar sebagai pemenang (Juara 1) pada Lomba Penulisan Artikel Populer Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tahun 2017. Yuk kita dengar kisah inspiratif dari teman kita, Zefanya. (mg26/r2)

Hallo Sobat Zetizen TimEx. Menulis itu sungguh menyenangkan bagi saya. Dengan terus menulis, sebenarnya kita diasah untuk menuangkan pikiran, gagasan dan ide dalam bentuk tulisan. Saya bersyukur karena bisa menimba ilmu SMP Katolik St. Yoseph Kupang. Di sekolah ini, hobi saya untuk menulis benar-benar tersalurkan. Tak heran bila saya aktif menulis puisi dan cerpen untuk mading sekolah.

Berkat bimbingan Fr. Giovanni Arum dan motivasi yang luar biasa dari Kepala Sekolah, Romo Amanche Ninu, Pr, saya akhirnya berani mengikuti lomba penulisan artikel populer yang diselenggarakan BPOM. Sekalipun waktu untuk mempersiapkan tulisan sangat singkat, yakni tiga hari.
Pada lomba ini, saya menulis artikel berjudul ‘GELARKAN: Gerakan Pelajar Kawal Obat dan Makanan Aman’. Tulisan ini bermaksud untuk mengajak para pelajar untuk menjaga kesehatan, dengan menghindari makanan yang terbuat dari bahan kimia. Dalam tulisan ini juga, saya memberikan edukasi bagi teman-teman pelajar tentang penggunaan obat-obatan secara aman.
Sobat, pada tanggal 22 Februari lalu, saya mendapat kabar gembira. Di luar dugaan, saya berhasil menyabet juara 1 dalam lomba tersebut untuk kategori pelajar. Selanjutnya pada 28 Februari, saya diundang ke Jakarta untuk menerima hadiah dan penghargaan. Prestasi ini sungguh bersejarah, karena ini prestasi nasional pertama yang saya raih. Lebih membanggakan lagi, saya berhasil mengalahkan para pesaing dari tingkat SD, SMP bahkan tingkat SMA se-Indonesia.
Prestasi ini tidak hanya membanggakan saya. Sekolah dan keluarga juga bangga. Tetapi saya tidak besar kepala. Sebaliknya, prestasi ini justru menjadi pemacu semangat bagi saya untuk terus menulis. Saya harap teman-teman juga dapat meningkatkan kemampuan menulis. Yakin, kita semua pasti bisa! (mg26/r2)

Click to comment

Most Popular

To Top