Hasilkan Siswa Berkompeten, SMK-PPN Gelar UKK – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

PENDIDIKAN

Hasilkan Siswa Berkompeten, SMK-PPN Gelar UKK

PRAKTEK NEKROPSI. Siswa Kelas XII Prodi Kesehatan Hewan tampak serius melakukan praktek Nekropsi.

DOK. SMK-PP NEG. KUPANG

SEKOLAH Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Kupang ingin agar peserta didiknya ketika tamat, dapat menjadi lulusan yang berkualitas dan berkompeten. Karena itu, selama dua hari, yakni Selasa (14/3) dan Rabu (15/5), sebanyak 81 siswa kelas XII SMK-PP Negeri Kupang mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).

UKK diikuti seluruh siswa kelas XII pada tiga program studi (prodi), yakni 29 siswa dari Prodi Peternakan, 30 siswa dari Kesehatan Hewan serta 22 siswa dari Prodi Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).

Kepala SMK-PPN Kupang, Ir Cornelis Kaho, MSi mengungkapkan, UKK dimaksudkan untuk menguji kompetensi keahlian yang dimiliki para siswa dan pada akhir ujian nanti akan diberikan sertifikat kompetensi keahlian.

Menurut Cornelis Kaho, pihaknya berkomitmen untuk menghasilkan siswa yang berkompeten. Karena itu, sebelum menamatkan jenjang pendidikan mereka di SMK-PPN Kupang, para siswa kelas XII wajib mengikuti UKK. “Lewat UKK ini, nantinya para siswa akan diberikan sertifikat kompetensi keahlian. Sertifikat ini menjadi bukti untuk menilai apakah para siswa dinyatakan berkompeten atau tidak,” jelas Cornelis seraya menambahkan, sertifikat kompetensi keahlian ini akan dikeluarkan oleh SMK-PP Negeri Kupang sebagai penyelengggara dilengkapi tanda tangan penguji.

Cornelis menyebutkan, berdasarkan petunjuk teknis yang diberikan Dinas Pendidikan, UKK di setiap SMK harus bekerja sama dengan dunia usaha/dunia industri (DU/DI). Peran DU/DI adalah sebagai penguji. Tujuannya agar ketika siswa-siswi terjun bekerja di DU/DI, dapat memahami dan mengetahui kompetensi apa yang dibutuhkan.

Terkait petunjuk teknis Dinas Pendidikan, Cornelis mengaku, SMK-PP Negeri Kupang belum melakukan kerja sama dengan DU/DI. Meski demikian, demi menjamin kualitas dan kompetensi peserta didik, pihaknya telah membangun kerja sama dengan lembaga yang sudah mempunyai nota kepahaman bersama seperti dengan BPTP NTT, BBPP Noelbaki, Fakultas Kesehatan Hewan Undana dan Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang.

“Ke depannya kita berharap bisa bekerja sama dengan DU/DI swasta yang berada di NTT atau di pulau Jawa,” ungkap Cornelis.

Dikatakan, dalam kesempatan UKK tahun ini, SMK-PPN Kupang mendapat kunjungan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan di Pusat Pendidikan Pertanian, Dr Bambang Sudarmanto, SPt, MP. Dalam kesempatan itu, Dr Bambang mengatakan, untuk UKK, pihaknya melihat kompetensi yang diuji sudah tercapai.

“Saya berharap output dari UKK ini bisa menghasilkan siswa-siswi yang terampil, terutama dalam memajukan dunia pertanian di Indonesia,” harap Bambang.
Bambang juga menyarankan agar sertifikat yang dikeluarkan sebaiknya dari lembaga eksternal supaya keabsahannya lebih dapat dipercaya. (*/aln/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top