Fadam, Abdul Aziz dan Devon Dipanggil PBFC – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

SPORTIVO

Fadam, Abdul Aziz dan Devon Dipanggil PBFC

BERAKHIR. Coach Ricky Nelson saat memberikan arahan sebelum membubarkan peserta seleksi hari kedua Sabtu lalu di Lapangan SSB BU Kristal.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Ikut seleksi Lanjutan di Samarinda
Pemain NTT Belum Memahami Area Bermain

KUPANG, TIMEX – Setelah melakukan seleksi selama dua hari di Kupang, Head Coach Pusamania Boreno FC (PBFC) Ricky Nelson, akhirnya mengumumkan dan memanggil Tiga pemain NTT untuk mengikuti seleksi lanjutan di Samarinda, Kalimantan Timur tanggal 6-9 April nanti.

Tiga pemain yang dinilai memenuhi syarat dan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi di Samarinda adalah Fadam Sanda, Abdul Aziz dan Devon Dima.

Diumumkannya ketiga nama ini sesuai dengan janji Coach Ricky dihadapan para peserta seleksi di lapangan SSB BU Kristal Sabtu lalu bahwa paling lambat Senin (20/3) dirinya sudah akan mengumumkan siapa-siapa yang akan dipanggil.
Dan pengumuman ketiga nama ini disampaikan coach Ricky melalui Sipri Seko yang mengkoordinir kegiatan seleksi PBFC di Kupang.

Dihadapan para pemain usai seleksi Sabtu lalu, Coach Ricky juga mengakui jika tidak mudah untuk membuat penilaian dari penampilan para peserta seleksi.

“Tapi harus diakui, beberapa punya potensi. Dan pastinya akan ada yang terpilih dan ada yang tidak,” terangnya.

Bagi yang belum terpilih, Coach Ricky berpesan bahwa kesempatan selalu ada, dan tinggal bagaimana kalian memotivasi diri sendiri untuk selalu bermain bola.

“Bicara dengan pelatih dan klub supaya tetap ada kompetisi sehingga bisa terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding,” ingatnya.
Kepada pemain yang terpilih, Coach Ricky dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk menjalani seleksi yang lebih berat.

“Karena di Samarinda kalian akan dicampur dengan pemain dari daerah lain dan mohon doa restu dari orang tua sehingga bisa berhasil,” ungkapnya.

Ditemui usai seleksi, Coach Ricky juga mengungkapkan bahwa dilihat dari dua hari seleksi, pemain NTT cuma bagus di skill, tetapi belum mengerti soal area bermain.

“Misalnya tadi, ada yang di sayap kanan, dia bisa kesana (tengah), kesana (kiri). Itu tidak ada seperti itu,” jelasnya sambil menunjuk posisi pemain di lapangan.

“Jadi pengenalan soal area posisi itu dasar sekali dan perlu diajari. Itu yang belum ada pemain kita punya. Kalau sayap kanan bergeraknya area mana, bek kanan area mana. Jadi jangan di campur-campur,” pungkasnya.(rum)

Click to comment

Most Popular

To Top