Para Cagub Rebutan Poros Baru – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

POLITIK

Para Cagub Rebutan Poros Baru

MARTEN LADO

Tagu Dedo Siapkan Pintu Alternatif

KUPANG, TIMEX–Roda politik Pilgub NTT terus bergulir. Informasi terbaru, kian banyak calon gubernur yang melirik poros baru yang digalang Partai Hanura. Pasalnya, parpol besar lainnya, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat dan PDIP masing-masing sudah punya calon gubernur. Calon-calon lain yang tak punya parpol sedang melirik poros baru.

Selain itu, koalisi poros baru ini juga sedang mencari figur alternatif untuk diusung. Salah satu kandidat yang sudah berkomunikasi adalah Daniel Tagu Dedo. Namun, Ketua DPD Partai Hanura NTT, Jimmi Sianto mengatakan poros baru belum bertemu langsung Tagu Dedo. Baru sebatas komunikasi via telepon. “Masih ada beberapa yang sudah komunikasi tapi belum bertemu,” tandas Ketua Komisi V DPRD NTT ini. Nama lain yang disebut adalah Frans Salem, yang kini menjabat Sekretaris Daerah NTT.

Ia menambahkan, poros baru ini terdiri dari Hanura, PKB dan PKPI. Sementara itu, koalisi ini juga sudah membangun komunikasi dengan Partai Nasdem melalui Sekretaris DPW Partai Nasdem, Alex Ofong. “Kita intens komunikasi. Kalau Nasdem bergabung maka kita 21 kursi. Sekarang sudah 13 kursi. Sudah memenuhi syarat ajukan calon,” kata Jimmi.

Selain nama-nama yang sudah beredar, Jimmi mengatakan ada salah satu putra terbaik NTT yang selama ini berkarir di luar NTT. Dia menjadi salah satu figur yang dilirik poros baru. “Saya belum bisa sebut. Nanti kami akan rilis nama-nama yang kami lirik, atau yang sudah berkomunikasi dengan kami,” kata Jimmi.

Sementara itu, nama-nama yang muncul dari internal poros baru sendiri yakni Frans Salem, Yucun Lepa dan Andre Garu. Beberapa nama lain yang disebut-sebut melirik poros baru ini, selain Daniel Tagu Dedo, ada juga Raymundus Sau Fernandes dan Honing Sani.

Sebelumnya, calon gubernur Daniel Tagu Dedo mengatakan dirinya siap berkomunikasi dengan poros baru. Namun, saat ini ia masih berfokus di PDIP. Ia masih melakukan sosialisasi agar bisa memenangkan survei PDIP.
Oleh karena itu, ia belum memastikan apakah mendaftar di poros baru atau tidak. “Saya masih mengikuti proses di PDIP. Jadi masih menunggu. Saya yakin keluar dari PDIP,” tandas Tagu Dedo.

Namun, informasi yang dihimpun koran ini, Tagu Dedo yang serius maju di Pilgub NTT 2018 ini sudah menyiapkan alternatif pintu jika tidak lolos dari PDIP. Dan, pintu yang dinilai lebih besar peluang untuk ‘diketuk’ Tagu Dedo adalah partai papan tengah. Beberapa partai papan tengah seperti yang saat ini sedang digalang Hanura dinilai potensial untuk direbut Tagu Dedo.

Karena itu, Pilgub NTT 2018 diprediksi akan diikuti lima pasangan calon dari parpol. Lima pasangan calon itu berasal dari tiga partai besar bersama koalisinya masing-masing. Yakni, Golkar dan koalisinya, PDIP dan koalisinya, Gerindra dan koalisinya. Sementara itu, sisa parpol yang belum berkoalisi terutama parpol papang tengah diprediksi bisa mengusung dua pasangan calon. Yakni Demokrat dengan koalisinya dan koalisi yang sedang digagas Hanura dan beberapa parpol saat ini.

Namun, jumlah pasangan calon ini juga akan tergantung pada hasil survei yang akan dilakukan dua parpol besar yakni Golkar dan PDIP. Karena walaupun peluangnya tipis namun ada kemungkinan untuk berkoalisi. Karena jauh sebelumnya sudah ada pertemuan petinggi dua parpol tersebut untuk menjajaki koalisi. (sam/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top