Edy Bria dan Absalom Berpeluang jadi Dirut – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Edy Bria dan Absalom Berpeluang jadi Dirut

Tidak Mendaftar Bisa Dipilih di RUPS
KRN: Tak Hadiri Interview Tetap Diusulkan\

KUPANG, TIMEX-Suksesi Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bank NTT tinggal menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa di Labuan Bajo, Sabtu (25/3) akhir pekan ini. Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Termasuk peluang calon yang tidak mendaftar di Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).

KRN Dewan Komisaris Bank NTT telah mengantongi puluhan nama yang melamar. Baik sebagai calon Dewan Komisaris maupun calon Dewan Direksi.
Ketua KRN, Piet Jemadu kepada Timor Express, akhir pekan lalu mengatakan, setelah melakukan interview, pihaknya akan menyerahkan daftar nama-nama tersebut ke Komisaris Utama (Komut) Bank NTT Frans Salem. Selanjutnya, akan dibawa ke RUPS LB nanti.

“Setelah dari RUPS, masih ada kewenangan Direktur Kepatuhan Bank NTT untuk memastikan kelayakan calon untuk diusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi kami interview itu hanya untuk konfirmasi syarat-syarat yang sudah kami umumkan itu apakah mereka sudah penuhi. Kalau belum kita kasih catatan untuk dibawa ke RUPS,” jelas Piet Jemadu.

Terkait beberapa pelamar yang tidak hadir saat interview, Piet menegaskan, mereka tetap akan diikutsertakan dalam usulan ke RUPS. Namun, dengan catatan masing-masing. “Karena kami tidak punya kewenangan untuk eksekusi, jadi semua kami serahkan dengan catatan-catatan yang kami dapat saat verifikasi dan juga interview,” tandas Piet.

Sementara Pemegang Saham Seri B Bank NTT, Amos Corputy kepada koran ini menegaskan, apa yang dilakukan KRN bersama direksi, komisaris dan pemegang saham kendali belum final. Sangat mungkin untuk berubah ketika RUPS nanti. Misalnya terkait kriteria calon yang tertutup untuk orang luar Bank NTT serta masa kerja dan sebagainya.

Menurut Amos, semua bisa berubah, termasuk isu untuk merevisi anggaran dasar perusahaan yang menurut dia bukan perkara mudah. Kami sebagai pemilik saham yang menentukan, apakah terima orang dari dalam saja atau dari luar. Karena bank ini berbentuk PT, jadi siapa pun yang kerja di Bank NTT itu semua orang dalam tidak perlu membedakan orang luar atau orang dalam,” kata Amos.

Dia mengatakan, siapapun bisa memimpin Bank NTT. Yang terpenting adalah orang yang profesional dan mampu. Bahkan kader-kader terbaik di Bank NTT pun sudah siap dan tidak membeda-bedakan suku dan lainnya. Dia kembali mengatakan, untuk jabatan direktur, sudah banyak kader-kader internal Bank NTT yang sangat layak dan mampu. Baik yang menjabat kepala divisi dan kepala kantor cabang.

Ada beberapa nama yang juga sudah senior. Misalnya Beatrik Seran-Tae, Alex Riwu Kaho, Lasarus Prau, Hilarius Minggu, Chris Adu dan Izhak Eduard Rihi. “Semua bisa jadi direktur. Tapi untuk jadi direktur utama belum ada. Untuk jadi Dirut harus punya kelebihan, pengalaman, kemampuan. Tapi kalau memang di kepala divisi itu tidak ada, terpaksa dari direksi yang pensiun itu salah satu bisa diangkat jadi dirut, bukan merubah anggaan dasar, mungkin tambah satu butir,” papar Amos.

Menariknya, Amos menyebutkan, selain mereka yang mendaftar, ada pula salah satu dewan direksi yang tidak mendaftar, yakni Absalom Sine. Dia bahkan menyebut sosok Edy Bria Seran dan Absalom Sine yang memiliki peluang menjadi Dirut.

“Kalau terpaksa tidak ada, ya, yang ada saja. Entah itu Edy Bria yang terbaik atau Abe Sine (Absalom Sine, Red) yang terbaik. Dua orang itu. Jadi tidak merusak tatanan yang ada, aturannya hanya dua periode. Jadi bisa tambah satu poin di anggaran dasar bahwa setelah menjabat dua periode, bisa diangkat jadi dirut, tetapi khusus dia saja,” tambahnya.
Dikejar lagi terkait mereka yang tidak mendaftar namun dimungkinkan untuk diangkat dalam RUPS luar biasa, Amos mengamininya. “Bisa, siapa bilang tidak bisa. Mereka (KRN) kan hanya komite yang hanya menerima pendaftaran. Jangan bilang tertutup untuk orang luar. Kita pernah dipimpin orang luar. Dan pemegang saham ke depan mungkin memilih orang dari luar,” tutup dia.

Salah satu pemegang saham Seri A, Bupati Sumba Tengah, Umbu Sapi Pateduk yang diwawancarai terpisah pun mengakui kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi saat RUPS luar biasa. Menurut Umbu Bintang –sapaan Umbu Pateduk– RUPS luar biasa adalah forum tertinggi untuk memutuskan masa depan Bank NTT. “Oh iya, bisa. RUPS kan keputusan tertinggi,” kata Umbu Bintang, Senin (20/3).

Bupati dua periode itu pun tampak tidak puas dengan dominasi pemegang saham kendali. Baik Pemerintah Provinsi NTT, Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Sumba Timur. Menurut dia, forum RUPS sering tidak mengakomodir pemegang saham lain karena dominasi pemegang saham kendali.

Salah satu persoalan yang menurut dia akan membuat forum RUPS luar biasa nanti panas adalah rencana untuk merevisi anggaran dasar perusahaan tersebut.
Menurut dia, arah dan tujuan revisi anggaran dasar sudah sangat jelas untuk kepentingan tertentu. Dengan nada kesal, Umbu meminta para pemegang saham untuk berpikir lebih jernih untuk menjaga masa depan Bank NTT.

“Jadi seharusnya kita menanggalkan segala kepentingan lain yang bisa merusak bank ini. Baju kepentingan itu ditanggalkan dan mari kita jujur berpikir untuk kemajuan Bank NTT,” ujarnya. (cel/ito)

EDUARD BRIA SERAN

* Plt. Dirut Bank NTT
* Direktur Pemasaran Dana 30 Desember 2013 hingga sekarang
* Meniti karier di BRI Unit Kartini Cabang Kefamenanu 1990 s/d 1992
* Bergabung bersama Bank NTT tahun 1992
* Kepala Bagian Kredit Khusus Wilayah I 1994
* Kepala Bagian Kredit Khusus 1995 s/d 1997
* Kepala Bagian Riset dan Pengembangan 1997 s/d 2001
* Pemimpin Kantor Cabang Maumere 2001 s/d 2003
* Pemimpin Kantor Cabang Utama Kupang 2003 s/d 2006
* Kepala Divisi Pengawasan & SKAI 2006 s/d 2009
* Direktur Kepatuhan 2009 s/d 2013

ABSALOM SINE

* Direktur Pemasaran Kredit sejak 11 maret 2015 sampai sekarang
* Meniti karir di PT Bank NTT sejak tahun 1991
* Menempati berbagai posisi penting khususnya dalam bidang kredit
* Kepala Seksi Pemberian dan Supervisi Kredit Kantor Cabang Utama Kupang 2002 s/d 2006
* Wakil Pemimpin Kantor Cabang Maumere 2006 s/d 2008
* Pemimpin Kantor Cabang Maumere 2008 s/d 2012
* Pemimpin Kantor Cabang Utama Kupang 2012 s/d 2015

Click to comment

Most Popular

To Top