Poros Baru Tolak Figur ‘Buangan’ – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

POLITIK

Poros Baru Tolak Figur ‘Buangan’

13 Kursi Sudah Solid

KUPANG, TIMEX–Poros baru yang terdiri dari tiga parpol yakni Partai Hanura (5 kursi), PKB (5 kursi) dan PKPI (3 kursi) kian solid. Koalisi ketiga parpol ini sedang mencari figur alternatif di Pilgub NTT 2018.

Namun, ada syarat yang dinilai cukup berat untuk para calon yang sedang ingin merapat. Syarat yang diajukan adalah calon yang benar-benar berkomitmen sejak awal. Bukan merapat karena ‘dibuang’ parpol lain. “Kami mau dari awal, bukan nanti jadikan kami batu loncatan saja,” kata Ketua DPW PKB NTT, Yucun Lepa, Senin (20/3).

Lebih lanjut, menurut dia, poros baru dibangun dengan komitmen yang kuat. Komitmennya adalah mencari figur baru yang benar-benar mampu memberi solusi bagi masalah-masalah di NTT. Oleh karena itu, figur yang ingin merapat harus siap berkomitmen sejak awal. “Bukan karena tidak dipakai di partai lain baru larinya ke kami. Kita harus buat komitmen sejak awal,” ujar Yucun.

Ketua Komisi II DPRD NTT ini mengatakan, selain memberi ruang bagi calon dari luar ketiga parpol ini, poros baru juga sudah punya kader internal yang bisa jadi calon gubernur atau calon wakil gubernur. Beberapa nama yang beredar dari internal poros baru seperti Andre Garu, Jimmi Sianto, Yucun Lepa dan Yan Mboeik. “Ini kader internal. Kita juga lihat kader dari luar yang bagus-bagus,” kata Yucun.

Poros baru yang sudah mempunyai 13 kursi ini juga berpeluang menambah pundi-pundi kursinya. Pasalnya, koalisi parpol saat ini masih cair. Bahkan, poros baru sedang intens berkomunikasi dengan Partai Nasdem yang memiliki delapan kursi. Jika partai yang dipimpin Irjen Pol (Purn) Jacky Uly ini masuk poros baru, maka total kursi mencapai 21. Bahkan, poros baru akan menjadi batu sandungan bagi kandidat lainnya yang sejak awal sudah menyatakan siap bertarung.

Yucun menyebutkan, komunikasi sudah dilakukan. Tinggal pertemuan lebih lanjut di tingkat pimpinan. “Kita masih komunikasi dan belum di tingkat pimpinan tapi komunikasi ini akan dilakukan di tingkat pimpinan,” kata Yucun.

Tidak hanya Partai Nasdem, poros baru juga akan mendekati parpol lainnya. Menurutnya, ini model baru perpolitikan di NTT, yakni menyamakan persepsi dan membuat komitmen terlebih dahulu baru menentukan figur yang tepat sesuai dengan kondisi daerah. “Kami juga lihat survey sebelum menentukan pilihan,” kata Yucun.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Hanura NTT, Jimmi Sianto mengatakan poros baru sedang mengamati beberapa figur alternatif yang punya peluang memenangkan Pilgub 2018. Oleh karena itu, poros baru belum terburu-buru menentukan siapa yang bakal diusung. “Masih ada banyak nama. Ada satu nama yang potensial, tapi masih di luar NTT. Kami masih seleksi,” kata Jimmi. (sam/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top