Rumah Bersubsidi Pertama Hadir di Sumteng – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

RAGAM

Rumah Bersubsidi Pertama Hadir di Sumteng

DIMULAI.Bupati Sumba Tengah Umbu Sapi Pateduk (korpri di lubang) saat peletakan batu pertama pembangunan Malinjak Regency di Anakalang Sumba Tengah, Jumat (17/3).

BOBBY LIANTO FOR TIMEX

Bupati: Ini Benar-benar Membantu

KUPANG, TIMEX-Janji DPD REI NTT untuk melebarkan sayap ke semua kabupaten di Provinsi NTT mulai direalisasi. Sebuah konsorsium yang melibatkan REI NTT resmi mengembangkan perumahan subsidi dan komersil di Kabupaten Sumba Tengah, Jumat (17/3).

Perumahan Malinjak Regency itu dibangun PT.Pembangunan Sumba Sejahtera yang berlokasi di Malinjak, Anakalang Sumba Tengah. Kehadiran perumahan tersebut menurut Bupati Sumba Tengah, Umbu Sapi Pateduk sebagai sebuah anugerah yang sudah dinanti masyarakat Sumba Tengah sejak lama.

“Ini benar-benar membantu, karena perumahan yang disubsidi pemerintah dan sangat murah. Jadi tidak hanya masyarakat biasa atau pegawai swasta. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun sangat layak mendapatkan rumah seperti ini,” kata Umbu Bintang, sapaan Umbu Pateduk kepada Timor Express, Senin (20/3).

Menurut bupati dua periode itu, masih banyak PNS dan masyarakat Sumba Tengah pada umumnya belum memiliki rumah yang layak. Padahal ukuran kesejahteraan salah satunya adalah rumah yang layak. “Ini memang upaya pemerintah pusat untuk membantu masyarakat agar sejahtera, dan kami sangat mendukung. Apalagi perusahaan-perusahaan pengembang ini mereka tidak hanya tunggu proyek pemerintah, tetapi mereka justru membantu pemerintah. Makanya kami berharap lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha muda yang melakukan hal-hal seperti ini,” harap dia.

Sementara Komisaris Utama PT.Pembangunan Sumba Sejahtera Bobby Lianto yang diwawancara terpisah mengatakan, Sumba Tengah memiliki lahan yang sangat luas dan potensial untuk pengembangan perumahan. Dan, kehadiran PT.Pembangunan Sumba Sejahtera menurut dia mendapat sambutan luar biasa.

Bahkan, dari target awal untuk membangun 100 unit rumah di tahun 2017, harus dinaikkan menjadi 150 unit karena tingginya minat beli masyarakat. “Awalnya kita target 100 unit, tetapi saat ini sudah laku 70 unit lebih, jadi kita naikkan 150,” kata Bobby yang juga Ketua BPO DPD REI NTT itu.

Dengan lahan yang digarap seluas 11 hektare, perusahaan tersebut menargetkan 350 unit rumah, baik rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun rumah komersil type 36 dan 45. Bobby tambahkan, peruhaman tersebut memiliki keistimemaan yang belum dimiliki perumahan lain di NTT. “Karena lahannya masih luas itu menjadi keuntunga, sehingga, kami kasi lahan 200 meter untuk setiap rumah. Dan, ini lahan terbesar yang pernah ada,” kata Bobby lagi.

Penambahan unit rumah di tahun 2017 ini semakin meyakinkan REI NTT untuk memenuhi target pembangunan 3000 rumah di tahun ini. Para pengembang yang tergabung dalam DPD REI NTT berhasil membangun lebih dari 1.500 unit rumah murah di tahun 2916 lalu dan menargetkan 3000 unit di tahun 2017 untuk mendukung program sejuta rumah dari pemerintah.(cel)

Click to comment

Most Popular

To Top