Berdua di Indekos, Buruh Bangunan Gauli ABG – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Berdua di Indekos, Buruh Bangunan Gauli ABG

Pelaku Melarikan Diri

KUPANG, TIMEX – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur terus saja terjadi. Umumnya, para pelaku kekerasan seksual adalah orang-orang dekat korban.

Seperti halnya yang dialami seorang anak baru gede (ABG) berinisial LD, 17. Anak di bawah umur ini digauli Dominggus Letipra, 30, warga Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima pada Sabtu (17/3) sekira pukul 20.30 di indekos milik Wempi Leka atau persisnya di belakang Lapangan Sitarda, RT 05/RW 02, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima.

Pelaku yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu melampiaskan napsu bejatnya sambil menyumbat mulut korban saat kakak kandung korban, Zakharias Lande tak ada di tempat.

Akibat perbuatan asusila yang dialaminya itu, korban langsung mengadu ke Mapolsek Kelapa Lima pada Senin (20/3) sekira pukul 16.15.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri kepada Timor Express, Rabu (22/3) membenarkan adanya kejadian kekerasan seksual dengan korban LD.

Menurut keterangan mantan Kasat Intel Polres TTU itu, LD nekat melaporkan Dominggus Letipra karena menjadi korban kekerasan seksual.

Kronologis kasus tersebut kata Abdul Basith, berawal ketika korban datang di indekos kakaknya, Zakharias Lande.

“Jadi, korban mengaku berkunjung ke kakaknya, Zakharias Lande sejak Sabtu (18/3). Sejak saat itu, korban menginap di kos-kosan tersebut bersama kakaknya dan pelaku Dominggus Letipra. Saat malam hari, korban dan kakaknya termasuk pelaku sama-sama tidur di dalam satu kamar kos. Mereka menginap bersama-sama selama dua hari,” jelas Kapolsek Kelapa Lima.

Saat malam pertama tidur, jelas Kapolsek, korban dan kakaknya tidur di lantai, sementara pelaku tidur di tempat tidur. Dan pada malam kedua, kakak korban pergi ke Tarus.

“Pada malam kedua tidur di kamar kos, hanya ada korban dan pelaku. Saat itulah, muncul niat pelaku untuk menggauli korban,” urai Kapolsek.
Kasus tersebut, lanjut Kapolsek, terjadi pada Minggu (19/3) sekira pukul 20.30, ketika kakak korban pergi ke Tarus dan korban tidur di lantai.

Saat itulah menurut Kapolsek, pelaku lalu membangunkan korban untuk tidur di tempat tidur. Ketika korban tidur di tempat tidur, pelaku juga tidur di tempat tidur persis di samping korban.

“Karena tidur bersama-sama, pelaku lalu melancarkan aksi bejatnya dengan menggauli korban sebanyak satu kali. Ketika menggauli korban, tangan korban dipegang pelaku. Setelah mengalami kejadian itu, korban lalu memilih duduk merenung di depan kos. Kakak korban yang kembali ke kos mendapati korban sementara duduk merenung di depan kos. “Lu kenapa,” tanya kakak korban ke korban. Saat itu, korban menjawab bahwa perutnya sakit,” jelas Kapolsek.

Korban lalu disuruh kakaknya masuk ke kamar untuk tidur. Dan pagi hari sekira pukul 06.00, korban memberitahukan kejadian yang dialami ke kakaknya.

Atas kejadian itu maka kedua bersaudara itu lalu meninggalkan kos tersebut dan pergi ke Sikumana di rumah salah satu keluarga mereka, Kis Lande. Dan di rumah Kis Lande, korban lalu menceritakan lagi kejadian yang dialaminya.

Menurut Kapolsek, setelah menerima laporan dari korban dengan nomor laporan LP/B/70/III/2017/Sektor Kelapa Lima, tanggal 20 Maret 2017, korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk divisum.

“Setelah terima laporan, korban lalu kita visum. Kita juga sudah datangi TKP di mana korban digauli dan mencari alat bukti kasus tersebut. Pakaian korban dan beberapa barang bukti sudah kita amankan,” terang perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

Masih menurut Kapolsek, pelaku Dominggus Letipra usai melampiaskan syahwatnya ke korban, langsung melarikan diri dan hingga saat ini masih dalam pengejaran.

Sekadar diketahui, korban LD dating dari kampung halamannya di Alor ke Kota Kupang sejak tahun 2016. Setibanya di Kota Kupang, korban menetap di rumah Usu Lande di seputaran SMA Negeri 1 Kota Kupang. Namun karena ada masalah, maka korban memilih minggat dari rumah Usu Lande. Sejak Maret korban lalu keluar dan tinggal bersama tantanya, Omi di Kelurahan TDM 2. (gat/joo)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!