JKN-KIS Bisa untuk Orang Gangguan Jiwa – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

JKN-KIS Bisa untuk Orang Gangguan Jiwa

ENDE, TIMEX – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) diberlakukan untuk semua kalangan, tanpa kenal batas usia. Program jaminan kesehatan ini juga diperuntukan bagi orang dengan gangguan jiwa.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Ende, Kodu Bili saat sosialisasi program JKN-KIS, Rabu (22/3) di hotel Flores Mandiri mengatakan, program JKN-KIS merupakan program pemerintah dengan tujuan menjamin kesehatan bagi warga negara Indonesia.

“Program JKN-KIS berlaku untuk semua masyarakat. Masyarakat harus membayar iuran. Dengan membayar iuran secara teratur, maka masyarakat berhak untuk memeriksa kesehatan termasuk orang gila sekalipun,” kata Kodu.

Ia menjelaskan soal penyembuhan bagi orang dengan gangguan jiwa, di mana membutuhkan waktu yang cukup lama beda dengan penyakit biasa. Karena itu, orang dengan gangguan jiwa boleh dirujuk ke luar daerah karena di daratan Flores belum memiliki rumah sakit jiwa.

“JKN-KIS yang akan membayarnya, di mana semua proses rehabilitasi, perawatan hingga penyembuhan dan tidak termasuk transportasi,” ungkapnya.
Karena itu, ia meminta peserta jika belum mendaftarkan diri segera lakukan sehingga ke depan bisa membantu proses pengobatan jika sakit.

Sementara itu, anggota DPRD Ende, Emanuel Sala berharap sosialisasi yang diterima bisa dilanjutkan kepada masyarakat karena, program tersebut sangat membantu.
“Penyakit, kecelakaan tidak kita minta dan datangnya tiba-tiba dan tak terduka. Dia datang tidak kenal waktu apakah kita ada uang atau tidak. Karena itu, JKN-KIS bisa membantu kita kapan saja,” sebut dia.

Sementara, Asisten I Sekda Ende, Kornelis Wara yang membuka kegiatan mengimbau kepada peserta JKN-KIS untuk memanfaatkan dengan baik program tersebut. Karena sebut dia, ketika sakit tidak perlu memikirkan biaya lagi karena terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dan tentu seluruh biaya ditanggung BPJS Kesehatan.

“Kepada BPJS saya minta untuk meningkatkan peran dan fungsi terutama sosialisasi agar tidak saja hanya dapat kartu tetapi mengetahui hak dan kewajiban serta prosedur khususnya dalam pelayanan kesehatan,” sebut Kornelis. (kr7/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!