Bentrok Antar Pemuda, Delapan Orang Ditangkap – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

KRIMINAL

Bentrok Antar Pemuda, Delapan Orang Ditangkap

DIAMANKAN. Aparat kepolisian ketika mengamankan delapan orang pemuda yang kedapan membawa senjata tajam ketika dilakukan penyisiran di TKP, Minggu (9/4).
INZERT. Barang bukti sajam yang berhasil diamankan polisi.

IST

Rumah Warga Jadi Sasaran Batu, Sejumlah Sajam Diamankan

KUPANG, TIMEX- Bentrokan antar dua kelompok pemuda kembali pecah di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Minggu (9/4) sekira pukul 17.20. Bentrokan itu terjadi di Jalan Danau Ina RT 15/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima. Akibatnya, sejumlah rumah warga yang ada di wilayah RT 15, 16/RW 06, jadi sasaran lemparan batu.

Akibat peristiwa itu maka aparat Pospol Oesapa Timur, Polsek Kelapa Lima dan aparat Polres Kupang Kota mengamankan delapan orang dan langsung digelandang ke Mapolres Kupang Kota. Dari tangan kedelapan orang tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam (sajam) seperti pisau, busur, anak panah dan kelereng yang dipakai untuk melakukan penyerangan.

Sesuai innformasi yang berhasil dihimpun Timor Express dari Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri, seorang saksi atas nama Suenli Amung, 29, warga Jalan Suratim, RT 15/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima katakan sekira pukul 17.00, duduk bersama salah seorang temannya sambil minum kopi di dekat patung salib. “Ketika sementara santi sambil minum kopi, tiba-tiba para saksi mendengar rumah warga yang dilempar pakai batu oleh sekelompok pemuda. Kelompok pemuda yang melakukan penyerangan itu datang dari arah belakang Kampus STIM Kupang,” ujar Abdul Basith.

Para saksi juga mendengar teriakan dari kelompok pemuda yang melakukan penyerangan, ‘bakar rumah’ sambil berteriak cakalele. Saat itu, saksi dan teman-temannya hanya bertahan sambil menghindar dari lemparan batu yang dilakukan oleh kelompok pemuda yang melakukan penyerangan. “Setelah dapat informasi penyerangan itu, kita langsung terjun ke TKP dan mengarahkan warga agar tidak melakukan aksi balasan dengan melempar batu ke kelompok pemuda yang melakukan penyerangan,” ujar mantan Kasat Intel Polres TTU ini.

Sekira pukul 19.00, Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Nugroho tiba di TKP. “Bapak Kapolres Kupang Kota juga turun ke TKP dan memberikan arahan kepada semua anggota polisi untuk melakukan penyisiran guna menemukan para pelaku penyerangan. Dalam penyisiran yang kita lakukan, sebanyak delapan orang pemuda berhasil kita amankan karena kedapatan membawa busur dan anak panah. Mereka langsung kita gelandang ke Mapolres Kupang Kota untuk diproses. Kita juga amankan sejumlah barag bukti sajam,” tegas Abdul Basith.

Kedelapan pemuda yang kita amankan itu masih terus diinterogasi untuk mengetahui motif penyerangan ke wilayah RT 15, 16/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima. “Kita masih terus melakukan pennyisiran untuk mengungkap siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus penyerangan itu,” tegas Kapolsek Kelapa Lima. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih siaga untuk melakukan pengamanan di TKP.(gat)

Click to comment

Most Popular

To Top