Protes Pengangkatan THL – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Protes Pengangkatan THL

AKSI. Tenaga harian lepas membentangkan poster bertuliskan tuntutan persoalan yang dihadapi di depan kantor bupati Matim, Senin (10/4).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

Tidak Ikut Tes, Dinyatakan Lulus

BONG, TIMEX – ROJawaban DPRD Manggarai Timur (Matim) tidak memuaskan, puluhan pegawai tenaga harian lepas (THL) dari sejumlah puskesmas melakukan aksi dengan mendatangi kantor bupati di Lehong, Senin (10/4).

Pegawai THL yang jumlahnya 40-an orang ini, datang untuk minta Bupati Matim, Yoseph Tote mendengar dan menjawab tuntutan mereka yang dipecat oleh Dinas Kesehatan Matim. Namun kehadiran mereka, hanya bisa puas diterima Sekda Matim, Matheus Ola Beda.

Sebelumnya, THL sudah dua kali mendatang gedung legislatif untuk bertemu DPRD. Dalam aksi itu, mereka membawa poster berisi tulisan yang menuntut untuk membatalkan THL baru tahun 2027. Di mana, baru bekerja 3-8 bulan dan dipekerjakan kembali sebagai tenaga suka rela.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat Polsek Borong. Di depan kantor bupati, THL diterima Kasat Pol PP Matim, Fransiskus Petrus Sinta dan Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Yohanes. Setelah itu, THL diarahkan menuju lantai dua ruang rapat bupati. Disana THL tidak hanya diterima Sekda, tapi didampingi para asisten dan staf ahli bupati.
Koordinator aksi, Chan Joma mengatakan, ada kejanggalan dalam perekrutan THL untuk tenaga medis di Matim. Karena setelah diselidiki, ternyata di Puskesmas Mano ada empat THL yang tidak mengikuti tes. Tapi anehnya, yang tidak ikut tes itu lulus.

Chan menjelaskan, ada banyak THL pelamar baru yang usia kerja 3-8 bulan sebagai tenaga sukarela. Padahal aturannya, tenaga sukarela bisa diangkat jadi THL, setelah mengabdi minimal satu tahun. Sehingga, THL 2017 yang diakomodir dengan penuh kejanggalan, harus dibatalkan dan tetap dipekerjakan sebagai tenaga sukarela.
“Kami datang kesini minta Bupati Matim segera perintahkan kepala Dinas Kesehatan Matim untuk batalkan SK THL 2017, khusus yang lulus dengan kejanggalan ini. Bisa kita lihat disini, secara terang-terangan bahwa pengangkatan THL tahun 2017 bernuansa politik dan sistem ada orang dalam. Sebelumnya sudah dua kali kami datang ke DPRD, tapi jawaban belum memuaskan,” katanya.

Apalagi lanjut Chan, dalam tes kompetensi yang dilakukan Dinas Kesehatan, hanya denga metode wawancara. Di mana, materi pertanyaanya sebatas nama, asal, alamat, status, lama kerja dan jarak tepat kerja dan rumah. Dasar wawancara ini, Dinas Kesehatan memecat 43 THL yang sudah 4-7 tahun mengabdi dan menetapakan THL baru.
“Melalui bupati dan sekda, kami minta kepada Dinas Kesehatan untuk menjelaskan standar penilaian lulus dan tidak lulus dalam uji kompetensi itu apa? Ini kebijakan yang tidak adil dan tidak ada transparan,” ujar Chan.

Sementara, Sekda Matim, Mateus Ola Beda hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih karena bisa menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, walaupun aksi saat itu tidak diinformasikan terlebih dahulu kepada pemerintah. Mengenai THL yang tidak diakomodir, kata Mateus, itu merupakan kebijakan dari Dinas Kesehatan Matim.
Ia menjelaskan, karena pada awalnya Dinas Kesehatan yang menggelar tes dan pengecekan kembali bagi semua tenaga medis di Kabupaten Matim yang berstatus THL. Terkait apa benar tidak THL berada di lapangan selama ini, maka dilakukan kebijakan untuk tes atau seleksi kembali.

Mateus berjanji akan menyampaikan tuntutan THL kepada Bupati Matim. Pasalnya, saat THL datang, bupati sedang bertugas keluar daerah. Janjinya, setelah Paskah akan memanggil perwakilan THL untuk bertemu langsung Bupati Matim dengan membicarakan persoalan yang mereka hadapi.

Data yang diperoleh Timor Express menyebutkan, jumlah THL yang tidak diakomodir yakni dari Puskesmas Mano sebanyak enam orang, Sita tiga orang, Colol tiga orang, Watu Ngong tiga orang, Ketang tujuh orang, Lalang empat orang, Lawir empat orang, Borong sembilan orang, Benteng Jawa satu orang dan Puskesmas Wae Nenda tiga orang. (krf3/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!