Balap Liar ‘Laguna Seka’ Dibubarkan – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Balap Liar ‘Laguna Seka’ Dibubarkan

DIAMANKAN. Aparat kepolisian sementara mengamankan sejumlah sepeda motor milik para pelaku balap liar di ‘Laguna Seka’ pada Rabu (12/4) malam.

IST

10 Unit Motor Diangkut

KUPANG, TIMEX– Aktivitas balap liar di wilayah Kota Kupang tak pernah sepi. Buktinya, meski sudah sering dirazia aparat Satlantas Polres Kupang Kota dibantu aparat Polsek Kelapa Lima, namun aktivitas liar tersebut masih saja terjadi. Salah satu titik favorit dari para pelaku yakni di depan Hotel Laguna dan seputaran Katedral atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Laguna Seka’.

Rabu (12/4) aparat Satlantas Polres Kupang Kota dibantu aparat Polsek Kelapa Lima terpaksa turun ke arena balap liar dan membubarkan para pelaku. Pasalnya, lintasan yang ditempuh para pelaku masih ramai juga dilintasi para pengguna jalan raya lainnya. sekira 10 unir sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya langsung diamankan ke Pos Satlantas Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon CH Nugroho yang dikonfirmasi Timor Express menegaskan aktivitas balap liar di wilayah Kota Kupang masih sering dilakukan oleh sekelompok pemuda. Para pelaku balap liar didominasi oleh pelajar dan mahasiswa. Dan beberapa sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya diamankan polisi.

“Selama ini, kita selalu lakukan patroli bersama baik itu oleh Satlantas maupun oleh Polsek Kelapa Lima di lokasi-lokasi yang dijadikan sebagai arena balap liar. Patroli itu dilakukan untuk mencegah supaya aktivitas yang membahayakan itu tidak terjadi,” tegas Kapolres Kupang Kota.

Akan tetapi, lanjut dia, setelah dilakukan patroli para pelaku balap liar kembali berulah. Oleh karena kondisi itu, sebut dia, maka peran serta semua pihak baik itu orang tua, guru, dosen, dan pihak pemerintah supaya bersama-sama mengantisipasi hal tersebut.

“Peran serta semua pihak sangat diharapkan dalam mengantisipasi adanya balap liar di wilayah Kota Kupang terutama di seputaran Gereja Katedral. Balap liar yang dilakukan selain membahayakan pelaku balap liar juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Lokasi yang dipakai untuk balap liar itu merupakan jalan umum dan masih dilintasi pengguna jalan. Bagaimana kalau terjadi lakalantas dan melibatkan pengguna jalan lain,” ucap sosok nomor satu di Mapolres Kupang Kota.

Sementara Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi SIK yang dikonfirmasi mengaku balap liar yang terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Kota Kupang sudah didata. Dan untuk pemantauan, kata dia, selain dilakukan oleh aparat Satlantas, juga melibatkan aparat polsek setempat.

“Untuk balap liar di seputaran Gereja Katerdral pada Rabu (12/4), berhasil kita bubarkan. Sekira sepuluh unit sepeda motor kita amankan dan kita bawa ke Pos Satlantas Polres KUpang Kota. Sepeda motor yang kita amankan itu beberapa diantarnya tidak memiliki dokumen lengkap,” tegas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai ini.

Masih menurut dia, para pemilik sepeda motor yang sempat diamankan di Pos Lantas Polres KUpang Kota jika ingin mengambil sepeda motornya akan diminta untuk membuat surat pernyataan serta menunjukan dokumen asli sepeda motor tersebut. “Selama ini memang ada banyak keluhan dari masyarakat pengguna jalan terkait balap liar di seputaran Gereja Katedral. Sepeda motor yang dipakai untuk balap liar juga menggunakan knalpot racing dan pengemudinya sama sekali mengabaikan kelengkapan saat berkendara salah satunya yakni helm,” tutup Rocky.(gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!