Latih 150 Guru Cerdas Percepatan Keaksaraan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Latih 150 Guru Cerdas Percepatan Keaksaraan

POSE BERSAMA. Peserta pelatihan peningkatan keaksaraan pose bersama, Rabu (5/4)

IST

Dilaksanakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik Mitra

KUPANG, TIMEX – Program Creating Early Readers for Academic Success (Cerdas) atau menciptakan generasi yang gemar membaca sejak usia dini untuk kesuksesan akademik, dalam implementasinya selama satu tahun telah mendampingi 15 sekolah dasar (SD) secara khusus guna peningkatan kapasitas guru kelas rendah (kelas 1, 2 dan 3) dalam hal metode percepatan keaksaraan.

“Tapi kami menyadari bahwa hanya 15 SD saja tidak cukup untuk menghasilkan suatu perubahan cepat yang kita inginkan bersama. Karena itulah selama dua hari ini kita melakukan pelatihan yang sama untuk guru-guru dari sekolah non dampingan program Cerdas, kata Alfred Atidja selaku Senior Project Officer Program Cerdas Yayasan Sayangi Tunas Cilik saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan keaksaraan yang diikuti 150 guru dan kepala sekolah, Rabu (5/4).

Sebagaimana siaran pers program Cerdas Yayasan Sayangi Tunas Cilik Mitra dari Save the Children yang diterima Timor Express, Selasa (11/4) menyebutkan, guru dan kepada sekolah yang mengikuti pelatihan berasal dari 33 SD di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten TTU yakni Kecamatan Insana, Insana Tengah dan Insana Barat.

Alfred menambahkan, metode literacy boost atau percepatan keaksaraan adalah cara efektif yang bisa dipakai guru agar lebih mudah mengajar di kelas rendah. “Jika metode ini benar-benar diikuti, maka anak-anak lebih mudah menangkap apa yang disampaikan guru sehingga kemampuan literasi anak juga dapat meningkat,” papar Alfred.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, 5-6 April di tiga tempat berbeda yakni di SDK Kiupukan 1, SDK Kiupukan 2 dan SDK Kiupasan. Setiap titik diikuti 50 orang guru yang kemudian dibagi menjadi dua kelas pelatihan.

Fasilitator kegiatan adalah tim pelatih program Cerdas yang terdiri dari Project Officer Program Cerdas dan sembilan orang pengawas terpilih dari Dispenpora Kecamatan Insana.
Materi yang disampaikan adalah tentang lima kemampuan dasar literasi yakni kesadaran fonemik, pengetahuan huruf, kosa kata, kelancaran membaca dan pemahaman bacaan.
Dijelaskan, program Cerdas adalah salah satu program Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang telah berjalan selama dua tahun untuk melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas guru kelas rendah. Pelatihan yang diadakan kali ini adalah bagian dari strategi agar metode literacy boost dapat diakses oleh semua guru dalam wilayah yang sama.
Harapannya, pemerataan informasi dapat dinikmati oleh lebih banyak anak-anak.

“Literacy boost atau percepatan keaksaraan adalah salah satu metode yang dipakai untuk membangun kemampuan membaca anak kelas awal (kelas 1-3 SD) dengan menggerakkan sumber daya di sekitar anak seperti lingkungan sekolah, rumah dan masyarakat untuk terlibat secara nyata mendukung kemampuan anak dalam membaca. Karena itulah, selain pelatihan-pelatihan terkait metode literacy boost, program Cerdas juga telah menginisiasi terbentuknya 15 taman baca di 14 desa di wilayah Kecamatan Insana, Insana Barat dan Insana Tengah,” ujarnya.

Dikatakan, setiap taman baca saat ini telah memiliki 500 judul buku dan dikelola oleh dua orang relawan terlatih dengan kegiatan utama bersama anak-anak dari kelas 1, 2 dan 3 dari SD yang ada di desa tersebut. Selain taman baca, program Cerdas juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas komite SD, aparatur pemerintah desa dan orang tua agar mereka turut berperan dalam mendukung anak-anak untuk lebih dekat dengan aspek-aspek literasi.

Sementara, Kepala SD Kiupukan 2, Maria Naisoko dalam sambutannya mewakili para guru mengucapkan terima kasih atas pelatihan yang telah dilaksanakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik. “Karena dengan adanya pelatihan ini, maka sebagai guru kami bisa mengembangkan kapasitas sehingga bisa mengajar lebih efektif agar anak-anak bisa cepat mengenal huruf dan lancar membaca,” katanya. (*/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top