Selundup Mobil, Satgas 742 Amankan Dua Pelaku – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Selundup Mobil, Satgas 742 Amankan Dua Pelaku

SERAHKAN. Satgas Pamtas Yonif 742 Sektor Barat RI-RDTL saat menyerahkan pelaku dan barang bukti di Polres TTU, Kamis (13/4).

PIKAP. Barang bukti mobil pikap dan meja biliard yang gagal diselendupkan ke Oecusi melalui Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara, Kamis (13/4).

YOHANES SIKI/TIMEX

12 Pelaku Kabur

KEFAMENANU, TIMEX – Aksi penyelundupan barang di perbatasan RI-RDTL kembali terjadi. Biasanya jalur tikus menjadi pilihan aksi ilegal yang kerap dilakoni para cukong.
Bahkan, banyak pelaku yang sudah tertangkap saat menyelundup barang mahal tapi tidak juga bertobat. Kamis (13/4), Satgas Pengamanan Perbatasan Sektor Barat RI-RDTL Yonif 742/SYW berhasil menggagalkan penyelundupan satu unit kendaraan roda empat jenis Suzuki Carry pikap DH 8810 DF dan satu buah meja billiard yang hendak diselundup masuk ke Distric Oecussi Timor Leste.

Aksi ilegal itu berlangsung sekira pukul 02.30 dini hari, tepatnya di kali Noel Ekat Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara. Beruntung, sebelum barang itu diselundup masuk, berhasil dicegat personel TNI Yonif 742 yang bertugas di pos Napan.

Bukan hanya itu, sebanyak 12 pelaku yang ikut bersama dalam aksi penyelundupan itu lolos dari sergapan, sehingga dua pelaku termasuk mobil dan meja biliard diamankan personel TNI pos Napan yang dipimpin Letda Inf Ginandjar.

Setelah diidentifikasi, dua pelaku yakni Jose Antonio Sequeira Neno, 23, asal Oecussi Timor Leste dan Yakobus Mnaka, 26 asal Tubuhue Kota Kefamenanu.
Sementara pemilik mobil dan meja biliard, diidentifikasi bernama Nofrianto Gumarang, asal Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefamenanu. Yang bersangkutan tidak ikut diamankan anggota karena tidak ikut dalam transaksi ilegal di kali Noel Ekat perbatasan RI-RDTL.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Letkol Inf Mochamad Fuad Suparlin saat dikonfirmasi Timor Express, Jumat (14/4) membenarkan adanya penangkapan terhadap para pelaku penyelundup yang berlangsung, Kamis dini hari tepatnya di kali Noel Ekat Desa Napan perbatasan RI dan Distrik Oecussi Timor Leste.

Menurut Mochamad, anggotanya hanya berhasil mengamankan dua pelaku dan barang bukti. Sementara, belasan orang yang ikut dalam aksi penyelundupan berhasil kabur saat melihat anggotanya tiba. Untuk kepentingan identifikasi, kedua pelaku dan barang bukti digiring ke Mako Satgas 742 di Eban Kecamatan Miomaffo Barat.

“Barang bukti termasuk dua orang yang diduga pelaku kita amankan di markas untuk identifikasi lebih lanjut. Kita tidak main-main kalau ada pelaku penyelundupan seperti ini,” ungkapnya.

Dikatakan, pelaku dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Polres TTU untuk ditindalanjuti pengembangan penyelidikannya. Sementara untuk pelaku warga Oecussi Timor Leste sudah diserahkan ke kantor Imigrasi. Informasi penangkapan itu dibuntuti anggotanya setelah mendapat kabar dari masyarakat bahwa malam nanti ada penyelundupan barang, sehingga personelnya melakukan kesiagaan dan berhasil menangkap para pelaku dan barang bukti saat terjadi transaksi di kali Noel Ekat perbatasan RI-RDTL.

“Siang itu anggota kita bersama warga setempat kerja bhakti di gereja. Nah, ada informasi warga katanya malam nanti ada penyelundupan barang sehingga personel kita malam itu bergerak dan berhasil amankan pelaku,” katanya. (mg24/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top