Wein Tidak Cukup Izin Kementerian – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

EKONOMI BISNIS

Wein Tidak Cukup Izin Kementerian

Dirut Wein: Sudah ada Pak

KUPANG, TIMEX-Kepala Kantor Otoritas jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Winter Marbun menegaskan, setiap perusahaan yang memiliki kegiatan berupa lembaga keuangan, misalnya menghimpun dana dari masyarakat, harus memiliki izin dari OJK.

Winter menanggapi pernyataan Direktur Utama PT.Wein Kasih Aslakan, Daniel Bouk Un yang menegaskan, perusahaan tersebut legal karena sudah mengantongi izin dari Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Koperasi.

Menurut Winter, jika kegiatannya koperasi maka izinnya dari koperasi. Namun jika kegiatannya berupa multi level marketing (MLM) maka izinnya dari BKPM. “Kalau kegiatannya berupa lembaga keuangan, misalnya penghimpunan dana dari masyarakat, maka izinnya dari OJK,” tegas Winter kepada Timor Express, Kamis (20/4).
Masih menurut dia, meski sudah memiliki izin dari OJK atau komperasi dan juga BKPM, namun akan diawasi, apakah kegiatan yang dilakukan sesuai dengan izin yang diberikan atau tidak. “Misalnya izin koperasi, tapi bisa saja kegiatannya tidak sesuai dengan perkoperasian,” terang dia lagi.

Khusus untuk Wein Grup, perlu dilakukan vesifikasi lebih jauh untuk mengetahui jenis kegiatan yang dilakukan serta izin yang dimiliki. Sehingga bisa dipastikan ada dan tidaknya unsur penipuan pada perusahaan yang terletak di Jln.R.A Kartini Kelapa Lima Kota Kupang itu.

Masih menurut dia, izin badan hukum, misalnya PT, CV, Koperasi mendapat izin dari Kemenkum HAM. Ada lagi izin usaha, misalnya usaha perbankan dari OJK, usaha perkoperasian dari dinas koperasi, usaha multifinance dari OJK, dan lalin-lain. “Jadi bisa saja suatu perusahaan sudah punya izin dari Menkum HAM untuk badan hukumnya, tetapi belum mendapat izin usaha dari instansi yang berwenang,” tutup dia.

Sementara Dirut Wein Grup, Daniel Un yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memiliki izin dari Kementerian. “Sudah ada Pak,” kata Daniel Un.
Namun saat ditanya terkait izin usaha dari Dinas Koperasi atau dari OJK, dia meminta koran ini untuk bersabar. “Nanti saya hubungi teman yang urus,” kilahnya.Sebelumnya, Daniel Un yang menyambangi Graha Pena Timor Express, Rabu (19/4) menegaskan, perusahaannya legal karena sudah mengantongi izin dari Kemenkum HAM. Dia bahkan menegaskan, karena perusahaannya bergerak di bidang training dan koperasi, sehingga tidak perlu izin dari OJK.(cel)

Click to comment

Most Popular

To Top